5/5 (1) Terbentuknya NKRI

Terbentuknya NKRI – Kemerdekaan Indonesia bukanlaah sebuah hadiah yang  diberikaan begitu saja tanpa perjuangan. Kemerdekaan Indonesia yang menjadi emmbrio lahirnya Negara Kesatuan Republilk Indonesia harus dicapai dengan darah dan airmata para pejuang kemerdekaan. Pun dengan berjuat penderitaan yangharus dialami  oleh rakyat Indonesia. Berbagai upaya harus dilakukan, meski dengan perang di medan juang. Maka lahirnya NKRI tidaklah serta merta terjadi begitu saja. Ada berbagai peristiwa yang terjadi. Maka, mari kita menengok ke belakang, menilik  seberapa berat perjuangan yang harus ditempuh demi terbentuknya  NKRI.

Didirikannya BPUPKI

Pemerintah Jepang mendirikan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 April 1945 dan memiliki anggota sebanyak 63 orang.

Peristiwa Bom Hirosima

Pada masa penjajahan Jepang di Indonesia, Jepang berduka dengan sebuah bencana yang terjadi akibat bom atom yang meledak di kota Hiroshima, Jepang, yaitu pada tanggal 06 Agustus 1945.

BPUPKI menjadi PPKI

Pada tanggal 07 Agustus 1945 BPUPKI mengalami perubahan nama, yakni menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dalam baahasa Jepang, disebut dengan Dokuritsu Junbi inkai.

Peristiwa Bom Nagasaki

Pada tanggal 09 Agustus 1945 Jepang kembali berduka. Kali  ini,  bom atom meledak dan menimpa masyarakat  Nagasaki. Akibat peristiwa tersebut, akhirnya Jepang pun menyerah pada Amerika. Hal ini menjadi peluang emas yang kemudian dimanfaatkan oleh para pejuang kemerdekaan untuk segera menjemput impian terbesar; Kemerdekaan Indonesia.

Jepang menyerah pada Amerika Serikat

Kabar menyerahnya Jepang pada Amerika Serikat terdengar sampai ke telinga Sutan Syahrir lewat sebuah radio. Mendengar berita ini, membuat para pejuang kemerdekaan semakin berkobar dalam mengupayakan kemerdekaan Indonesia. Hingga akhirnya pada tanggal 10 Agstus 1945, Sutan Syahrir mendesak Bung Karno setelah beliau kembali  dari Dalat untuk segera mempersiapkan kemerdekaan.

Jepang menyerah pada sekutu

Pada tanggal  15 Agustus 1945, hari itu, akhirnya secara resmi Jepang menyatakan menyerah pada Sekutu. Bara api pejuang kemerdekaan semakin berkobar. Tak sabar mencicipi manisnya kemerdekaan yang terlihat di ujung mata.

Peristiwa Rengas Dengklok

Dengan tujuan terhindarnya Bung Karno dan Bung Hatta dari pengaruh Jepang, pada tanggal 16 Agustus 1945 dini hari, para pejuang kemerdekaan dari golongan pemuda nekat membawa Bung Karno Soekarno beserta keluarga dan Hatta ke Rengas Dengklok. Sementara itu, Wikana dan Mr. Ahmad Soebarjo yang berada di Jakarta telah sepakat untuk segera melaksanakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Maka, segera setelah kesepakatan tersebut, Yusuf Kunto diutus untuk segera  menjemput Bung Karno dan Bung Hatta.

Akhirnya, Bung Karno dan Bung Hatta berhasil dibawa kembali ke Jakarta. Berlokasi di rumah Laksamana Maeda, para perjuang kemerdekaan bermusyawarah untuk membuat sebuah konsep proklamasi kemerdekaan Indonedia. Dan di dini hari berikutnya, text proklamasi berhasil disusun dan diketik oleh Sayuti Malik.

Pembacaan Text Proklamasi

Hari yang ditunggu selama 3,5 abad akhirnya tiba. Pagi hari pada tanggal 17 Agustus 1945, bertempat di kediaman Bung Karno yang beralamat di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Bung Karno ditemani oleh Bung Hatta membacakan text Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tepat pada pukul 10:00 WIB. Dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang dijahit secara langsung oleh Istri Bung Karno, beliau adalah Ibu Fatmawati. Dengan ini, penjajahan telah usai, dan kemerdekaan telah dicapai. Indonesia telah merdeka!

Disahkannya UUD 1945

Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI segera mengesahkan UUD 1945 dan menetapkan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Maka, lahirlah NKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

 

 

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: