5/5 (1) Terbentuknya Kepulauan Indonesia

Terbentuknya Kepulauan Indonesia – Seperti yang telah diketahui bersama bahwa kepulauan yang ada di Indonesia saat ini memiliki proses hingga bentuknya menjadi seperti yang sekarang ini. Berikut adalah ulasan mengenai terbentuknya kepulauan Indonesia.

Letak Indonesia

Adapun luas Indonesia kurang lebih 1.990.250 km2. Indonesia sendiri terletak diantara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia. Selain benua, Indonesia juga diapit oleh dua samudera yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik. Jumlah pulau yang ada di Indonesia juga terbilang banyak deganĀ  gugusan pulau sekitar 13.478 pulau. Adapun jumlah yang tertera tersebut adalah jumlah yang secara resmi sudah mendapat pengakuan PBB.

Ada beberapa periode pembentukan kepulauan Indonesia yaitu sebagai berikut:

Masa Rodinia

Masa ini terjadi sekitar 1200 juta tahun di masa yang lalu. Dikatakan bahwa daratan bumi saat itu hanya satu dan diberi nama super benua Rodinia. Adapun eranya ialah Neoproterozoic. Beberapa ahli kemudian melakukan rekonstruksi dan menemukan bahwa Rodinia terdiri atas susunan Craton. Adapun Craton yang dimaksud disini adalah craton yang terpisah menjadi Laurasia. Hal yang paling menonjol pada masa ini adalah, terlihatnya Australia saat ini yang sudah terpisah dari beberapa daratan yang lain.

Masa Laurasia dan Gondwana

Masa ini terjadi karena adanya pergerakan pada kerak bumi. Rodinia yang tadinya telah ada kemudian terpisah menjadi Laurasia dan Gondwana. Bagian-bagian inilah yang akhirnya membentuk negara Indonesia masuk ke dalam Gondwana sekaligus Australia. Saat ini, Papua sebagaimana yang kita ketahui telah terpisah dari Australia. Untuk pulau-ppulau lain yang ada di Indonesia tergabung ke dalam sebuag craton yang disebut craton China Utara.

Pangea

Untuk yang satu ini juga merupakan sebuah benua super yang berasal dari bersatunya Laurasia dan Gondwana. Jika melihat kondisi saat ini, sebagian pulau-pulau yang ada di Indonesia mulai berpisah dari craton. Adapun craton yang dimaksud adalah craton China Utara. Pristiwa ini kemudian disebut Malaya oleh beberapa ahli. Konndisi terbaru saat ini yang bisa ditemui adalah terpisahnya dua kraton yaitu craton China Selatan dan craton China Utara.

Masa Cretaceous

Adapun masa Cretaceous ini merupakan era Mesozoic. Hal terpenting untuk menandai masa ini adalah bersatunya China Selatan dan China Utara yang kemudian membentuk sebuah benua. Adapun nama benuanya adalah benua Asia. Untuk Malaya yang sudah dibahas pada masa sebelumnya juga tergabung ke dalam benua Asia ini.

Masa Tertiary

Masa ini merupakan sebuah masa yang masuk dalam Cenozoic. Yang paling harus diketahui ialah, pada masa ini Indonesia sudah mulai terbentuk. Adapun yang menjadi pertanda jelasnya dari masa ini adalah, pulau Jawa, Borneo, dan Sumatera berpisah jauh dengan Papua. Terkait pulau lainnya, semisal Sulawesi, para ahli sepakat bahwa pada saat itu, Sulawesi berasal dari beberapa pulau kecil di daratan Asia. Pulau-pulau yang membentuk pulau Sulawesi ini diperkirakan juga berasal dari pulau-pulau kecil yang pada mulanya ada di Samudera Pasifik. Tenaga yang menyebabkan pergerakannya ialah tenaga dari dalam bumi dan lebih tepatnya kerak bumi.

Jadi, jika ditafsirkan secara sederhana, maka asal mula pulau-pulau yang ada di negara Indonesia terbentuk kurang lebih lima puluh juta tahun yang lalu. Dimasa Quaternary dipercaya bahwa kepulauan Indonesia mulai terbentuk. Secara lebih ringkasnya, kepulaun Indonesia yang ada saat ini terbentuk dari asal yang berbeda-beda. Reonstruksi ini kemudian memperlihatkan asal flora fauna.

 

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: