Teks Tantangan

7 min read

Teks tantangan

Teks tantangan – Pada artikel hari ini Budisyaqier.com akan menjelaskan materi teks tantangan dari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Yang akan dipelajari adalah pengertian teks tantangan, struktur teks tantangan, ciri-ciri dan juga kaidah kebahasaannya. Materi teks tantangan ini mulai muncul di jenjang pendidikan SMP.

Pengertian Teks Tantangan

Teks Tantangan
Pengertian

Teks tantangan adalah teks yang berisi informasi bantahan terhadap hal kontroversial atau yang sedang banyak dibicarakan masyarakat dan disertai dengan argumen, fakta atau data-data yang dapat memperkuat bantahan tersebut.

Suatu hal atau fenomena yang sedang kontroversial biasanya akan cepat berkembang di masyarakat dan kemudian viral di media sosial. Misalnya saja kebijakan UN yang akan dihapus atau pemblokiran internet sementara. Hal-hal tersebut akan mengundang munculnya pihak pro dan kontra serta argumen pendukung dan penentang.

Teks tantangan muncul dari hal tersebut. Dan teks tantangan biasanya muncul menjadi bahan sanggahan di dalam sebuah diskusi atau debat.

Struktur Teks Tantangan

Teks Tantangan
Struktur

Sama seperti struktur teks eksemplum, teks tantangan juga memiliki 3 struktur yang membuatnya menjadi utuh. Berikut penjelasan struktur teks tantangan.

1. Pengantar/Isu

Isu berisi topik atau hal yang akan dibantah. Biasanya berisikan hal-hal kontroversial yang sedang berkembang di media massa atau masyarakat.

2. Argumen

Argumen berisikan rangkaian bukti dan alasan yang bisa mendukung atau menguatkan bantahan terhadap topik. Di bagian argumen ini juga penulis akan melampirkan fakta dan data pendukung.

3. Simpulan

Dan struktur teks tantangan yang terakhir adalah simpulan. Simpulan berisikan pernyataan yang menegaskan bantahan terhadap topik.

Ciri-Ciri Teks Tantangan

Teks Tantangan
Ciri-ciri

Teks tantangan mempunyai ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan teks lain seperti teks tanggapan kritis. Berikut ciri-ciri teks tantangan.

  • Memiliki struktur isu, argumen, dan simpulan.
  • Terdapat informasi yang membantah suatu hal yang ramai diperdebatkan masyarakat disertai dengan argumen dan data-data yang memperkuat bantahan.
  • Mempunyai ciri-ciri kebahasaan kata hubung, kata rujukan, kalimat kompleks dan pilihan kata.

Kaidah Kebahasaan Teks Tantangan

Teks Tantangan
Kaidah Kebahasaan

Seperti yang sudah disebutkan pada ciri-cirinya di atas bahwa teks tantangan memiliki 4 ciri-ciri atau kaidah kebahasaan. Berikut penjelasan kaidah kebahasaan teks tantangan.

  1. Kalimat kompleks, kalimat yang memiliki lebih dari satu struktur dan satu kata kerja.
  2. Kata hubung, kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata antar kata.
  3. Kata rujukan, kata yang menunjukkan rujukan atau pemberi informasi.
  4. Pilihan kata, digunakan dengan tujuan gagasan teks dapat disampaikan dengan baik.

Cara Menyusun Teks Tantangan

Jika kamu ingin mencoba untuk membuat sebuah teks tantangan, maka berikut cara menyusun teks tantangan yang baik dan benar.

  1. Pertama-tama, tentukan tema dan judul teks tantangan yang ingin ditulis.
  2. Cari sumber informasi kredibel yang akan diadikan sebagai bahan pembicaraan.
  3. Analisis bahan dengan cara mengolah data dan informasi menjadi pernyataan berikut.
    – penyusunan kalimat berupa kalimat topik di setiap struktur teks.
    – pengembangan kalimat topik dengan kalimat-kalimat pengembang.
    – menyusun paragraf teks sesuai dengan strukturnya.
    – menyunting kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan.
    – menggabungkan semua paragraf menjadi sebuah teks yang padu.
  4. Dari hasil analisis tadi susun teks dengan urutan struktur teks tantangan sehingga menjadi sebuah teks tantangan yang utuh.

Contoh Teks Tantangan

Dibawah ini ada beberapa contoh teks tantangan yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.

Contoh Teks Tantangan 1 : Larangan Handphone di Sekolah

Saat ini, Hand Phone atau yang sering disebut dengan HP sudah banyak digunakan di kalangan masyarakat Indonesia terutama anak-anak. Banyak anak-anak yang sudah berani untuk membawa HP ke sekolah, padahal sekolah sudah memberikan larangan tentang membawa HP ke sekolah. Sekolah memberikan larangan tersebut dengan alasan yang disertai bukti. Seringkali guru memergoki muridnya sedang asik bermain HP saat pelajaran berlangsung.

Menurut berbagai kalangan, munculnya larangan tersebut tidak tepat untuk kurikulum pendidikan yang dijalankan oleh Indonesia saat ini, yaitu kurikulum 2013 atau lebih tepatnya kurikulum nasional seperti siswa dituntut untuk mencari referensi tentang pelajaran apa yang sedang dipelajari sedangkan siswa tidak memiliki media yang dibutuhkan, yaitu HP. Banyak juga orang tua yang menyuruh anaknya untuk tetap membawa HP ke sekolah dengan alasan komunikasi.

Selain itu, banyak siswa yang membawa HP ke sekolah dengan alasan untuk berjaga-jaga jika bertemu dengan situasi yang darurat. Apakah sekolah melarang siswanya untuk mengantisipasi hal tersebut? Jika sekolah memberikan solusi untuk menggunakan HP wali kelasnya masing-masing, apakah itu tidak membutuhkan waktu? dan apakah wali tersebut selalu ada setiap waktu? Itu adalah alasan yang cukup kuat.

Sebagai solusinya, pihak sekolah diminta untuk memikirkan ulang tentang kebijakan larangan Hand Phone di sekolah. Pihak sekolah seharusnya mempertimbangan dampak positif dan dampak negatif dari larangan tersebut karena pendidikan merupakan hal yang diutamakan.

Contoh Teks Tantangan 2 : Kenaikan Harga BBM Disambut Aksi Demo

Demo kenaikan BBM belum berhenti. Kali ini Aliansi Rakyat Bali Tolak Kenaikan BBM mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Surat Keputusan Menteri ESDM No.2486/K/12/MEN/2015 tentang Kenaikan Harga BBM. Kenaikan harga BBM dinilai memberatkan mayoritas masyarakat.

“Kebijakan nonpopulis ini bukti wajah asli siapa Pemerintah saat ini, yang tidak bisa mengambil kebijakan tanpa melukai hati rakyat dan menyengsarakan kehidupan yang semakin sulit ini,” ujar Koordinator Aliansi Rakyat Bali Tolak, Ni Wayan Sita Metri saat berunjukrasa di Denpasar, Minggu (29/3/2015).

Ia menilai kenaikan harga BBM yang dimulai sejak Sabtu kemarin, pukul 00:00 WIB tidak memiliki dasar perhitungan yang kuat. Sebab harga minyak mentah dunia saat ini hanya USD 59,19 per barrel.

Sementara itu Juru Bicara Aliansi Rakyat Bali Tolak Kenaikan BBM, Retno mengatakan, kenaikan BBM menunjukkan kekayaan energi Indonesia masih dikontrol asing. Ia juga menuding Pemerintahan Jokowi belum mampu membawa Indonesia mandiri dalam mengelola kekayaanya alamnya.

Saat ini kekayaan alam Indonesia atas sumber Energi masih dikuasai oleh Asing, sehingga Pemerintahan Jokowi-JK membuat kebijakan yang mengikuti alur keinginan di International,” tutur Retno, juru bicara Aliansi tersebut.

Sebelumnya unjuk rasa kenaikan BBM juga terjadi di sejumlah daerah. Seperti di Jakarta dan Yogyakarta.

Contoh Teks Tantangan 3 : Adegan Kekerasan Dalam Sinetron

Sinema elektronik atau biasa disebut sinetron sedang digandrungi masyarakat. Namun jalan cerita yang disuguhkan dalam sinetron cenderung berbelit-belit dan kurang edukatif. Selain itu, adegan yang terdapat pada sinetron banyak mengandung unsur kekerasan yang tidak seharusnya dijadikan tontonan. Hal ini membawa banyak dampak negatif bagi para penonton, terutama anak-anak dibawah umur.

Menyikapi dampak-dampak yang mungkin terjadi, Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) tampaknya belum mengambil tindakan yang tegas. Padahal, dalam UU No. 32 tahun 2002 tentang penyiaran telah dijelaskan sistem, tujuan, dan tata cara penyajian suatu siaran. Disini jelas bahwa pelaksanaan UU tersebut belum dijalankan secara maksimal. Terlebih dengan adanya globalisasi yang membuat budaya barat masuk dengan cepat, seharusnya pemerintah dan pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memperketat pengawasan dalam penyiaran sinetron.

Karena kelalaian pihak-pihak tersebut, masyarakatlah yang terkena dampaknya. Banyak terjadi tindak kriminal dimana-mana, seperti di dalam linggkungan sekolah atau antar golongan masyarakat. Anehnya kebanyakan yang melakukan tindakan tersebut adalah anak dibawah umur. Hal semacam inilah yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah.

Selain itu, gaya hidup yang ditayangkan dalam sinetron kebanyakan bermegah-megahan dan menunjukkan pergaulan yang bebas. Padahal menurut UU no. 32 tahun 2002 pasal 4 ayat (1) dinyatakan bahwa suatu tontonan atau siaran seharusnya berfungsi sebagai media komunikasi, informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, sekaligus sebagai kontrol sosial. Kenyataannya, tayangan sinetron justru mengarahkan pola pikir masyarakat kepada hal-hal yang negatif dan tidak berpendidikan.

Maka, dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab atas segala bentuk penyiaran yang akan ditayangkan dan dipublikasikan. Pemerintah juga harus memperketat kebijakan dalam hal sensor dan publikasi sinetron yang banyak mengandung unsur kekerasan sehingga masyarakat utamanya para penerus bangsa tidak akan menerima dampak-dampak buruknya.

Contoh Teks Tantangan 4 : Penggunaan Gadget

Gadget merupakan salah satu alat komunikasi yang saat ini sedang menjadi tren untuk dimiliki oleh setiap orang. Salah satu gadget yang saat ini sering digunakan oleh manusia, yaitu handphone. Handphone merupakan salah satu alat komunikasi yang digunakan untuk menghubungi orang lain dengan menggunakan pesawat telepon yang dapat di bawa kemana mana. Banyak yang berpendapat bahwa handphone dapat memberikan kerugian bagi banyak pihak. Hal tersebut disebabkan orang yang sudah menggunakan handphone akan menjadi lupa akan waktu, dan menghabiskan kegiatannya hanya untuk bermain handphone, baik untuk bermain game maupun untuk kegiatan lain.

Namun, penilaian di atas tidak sepenuhnya benar. Handphone sebagai salah satu alat komunikasi dapat membantu menghubungkan individu yang letaknya berjauhan dengan individu yang lainnya. Jika, dulu kita selalu menggunakan surat untuk mengetahui kondisi atau kabar saudara maupun teman kita yang letaknya sangat berjauhan dengan kita. Sekarang penggunaan handphone dapat membantu dalam mengatasi kondisi tersebut. Handphone dipandang lebih efektif dan efisien untuk mengetahui kondisi atau kabar atau untuk berkomunikasi dengan orang lain. Orang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memperoleh informasi.

Selain untuk komunikasi, handphone bisa digunakan untuk mencari informasi dari internet. Informasi tersebut tentu saja informasi yang bermanfaat dalam bidang pendidikan atau untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Apabila anda melihat orang menggunakan handphone hanya untuk bermain game atau hanya menggunakan media sosial saja, itu berarti orang tersebut belum paham benar tentang manfaat dari handphone. Handphone yang seharusnya bisa menjadi sarana yang menguntungkan untuk membantunya dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan, justru menjadi momok yang menakutkan untuk mengurangi kualitas diri pribadi individu.

Contoh Teks Tantangan 5 : Ujian Nasional Berbasis Komputer

Perkembangan teknologi sudah merambah ke segala bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Salah satu contoh nyata adalah penggunaan komputer dalam ujian nasional yang sekarang dinamakan dan dikenal sebagai UN CBT ( Ujian Nasional Computer Based Test ). Metode Ujian Nasional yang baru ini menggantikan metode lama yang menggunakan kertas atau yang biasa disebut UN PBT ( Ujian Nasional Paper Based Test ).

Meskipun cara baru dalam melaksanakan ujian nasional ini digadang-gadang akan mengurangi nilai kecurangan dalam ujian dan meminimalisir kesalahan pembacaan jawaban. Namun sebenarnya UN CBT tidak sedikit menimbulkan masalah atau patutnya disebut kesalahan.

Meskipun banyak yang belum “merasakan” metode UN CBT namun sudah banyak kalangan pelajar bahkan guru yang tidak setuju dengan pelaksanaannya. Mereka cenderung mengkhawatirkan terjadinya kesalahan teknis. Mereka khawatir apabila suatu saat terjadi mati listrik saat mengerjakan . Meskipun dipersiapkan cadangan listrik atau semacamnya, takutnya hal tersebut membuat panik siswa.

Selain gangguan dari luar, mereka juga mengkhawatirkan bila nantinya komputernya bermasalah atau jaringan mereka bermasalah sehingga mengganggu atau bahkan merusak proses pengerjaan soal. Tentunya itu adalah hal yang sangat tidak diinginkan oleh siswa maupun guru. Banyak pihak siswa dan guru yang menyarankan ujian nasional dilaksanakan seperti biasa saja, yaitu UN menggunakan lembar jawab dan dikerjakan menggunakan pensil. Mereka beranggapan cara tersebut familiar dan tentunya lebih mudah karena mereka bertahun-tahun mengerjakan soal dengan alat tulis dan bukan menggunakan komputer.

Pengalaman dari sekian banyak siswa yang pernah mengalami ujian nasional CBT menunjukkan bahwa banyaknya kesalahan teknis yang mengganggu dalam proses tes. Tidak hanya kesalahan teknis dari pihak sekolah atau siswa, bahkan kesalahan di dalam aplikasi ujian pun juga banyak yang terjadi. Hal tersebut tentunya akan membuat siswa cemas dan akhirnya siswa menjadi tidak fokus dalam mengerjakan soal. Hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi karena Ujian Nasional merupakan salah satu faktor penting penentu siswa tersebut diterima di sekolah tujuan atau tidak.

Penerapan ujian nasional CBT di berbagai daerah yang menggunakan sistem bergilir dirasa kurang tepat. Ujian nasional bergilir sangat berisiko terjadi kecurangan, meskipun sudah dibuat ujian nasional dengan berbagai paket. Tak bisa disangkal dengan sistem bergilir tersebut menambah peluang kecurangan bagi sekelompok siswa yang melakukan kerja sama saling membocorkan soal.

Biang dari permasalahan tersebut adalah kurangnya fasilitas sekolah yang memadai, dan bisa ditangkap dengan mudah bahwa penyebab fasilitas sekolah yang kurang memadai adalah kurangnya dana bantuan dari pemerintah. Jadi dapat disimpulkan bahwa ujian nasional CBT di Indonesia ini belum dipersiapkan secara matang. Pelaksanaan UN CBT terkesan seperti uji coba, padahal ujian nasional merupakan peristiwa yang sangat penting.

Beberapa pernyataan yang dapat mendukung argumen bahwa ujian nasional CBT di Indonesia ini belum dipersiapkan secara matang antara lain, penerapan ujian nasional CBT di Indonesia tidak dilaksanakan secara merata di semua sekolah, melainkan hanya sekolah tertentu yang ditunjuk saja. Alasannya pun sama, banyak sekali sekolah yang tidak memiliki fasilitas yang memadai dan penyebabnya mudah ditebak, yaitu sekolah kekurangan dana untuk mewujudkannya.

Selain alasan tersebut, uji coba-uji coba atau try out yang disediakan pemerintah untuk sekolah yang melaksanakan UN CBT dirasa kurang. Uji coba yang dilakukan kebanyakan adalah uji coba UN PBT dan sementara UN CBT mungkin hanya dilaksanakan satu kali atau dua kali saja. Sedangkan pembiasaan menggunakan komputer saat uji coba sangat penting dilakukan. Mengingat tidak sedikit pelajar yang “gagap teknologi”. Bahkan tidak sedikit pula pelajar yang “bisa” dalam teknologi namun tetap saja tidak terbiasa atau bahkan minder. Jika kurang pembiasaan, maka akibatnya tidak sepele. Konsentrasi siswa bisa terganggu karena “teknologi” tersebut dan tentunya juga berakibat pada pengerjaan siswa.

Ujian Nasional CBT ternyata banyak mendapat pendapat tidak baik dari siswa maupun guru. Banyak sekali alasan penolakan atau penentangan dari pelaksanaan Ujian Nasional CBT, mulai dari sisi kenyamanan, hingga sisi kecurangan. Sebenarnya akar dari semua argumen tersebut adalah pemerintah belum mempersiapkan secara matang tentang pelaksanaan UN CBT kepada para siswa. Jadi alangkah bijaknya apabila pemerintah menyiapkan secara matang terlebih dahulu sarana dan prasana penunjang pelaksanaan UN CBT tersebut sehingga dapat diterima dengan baik oleh para siswa maupun guru.

Video Pembelajaran Teks Tantangan

Apabila kamu masih belum memahami penjelasannya sebelumnya, kamu bisa menonton video pembelajaran mengenai teks tantangan berikut ini.

Pada artikel berikutnya Budisyaqier.com juga akan memberikan beberapa contoh teks tantangan. Apabila ada pertanyaan silakan berkomentar melalui kolom komentar di bawah ini.

Sekian dulu pembahasn materi teks tantangan pada artikel kali ini. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Hosting Unlimited Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *