Teks Cerpen (Pengertian, Tujuan, Struktur, Ciri-Ciri, dan Fungsi)

Teks Cerpen – Materi teks cerpen akan muncul di mata pelajaran Bahasa Indonesia pada saat kelas X atau XI tingkat SMA sederajat. Selain itu, teks cerpen merupakan salah satu teks ciri khas mata pelajaran Bahasa Indonesia yang akan selalu muncul dan dipelajari. Pada artikel kali ini di Budisyaqier.com kamu akan mempelajari materi teks cerpen lengkap mulai dari pengertian teks cerpen sampai struktur teks cerpen.

Pengertian Teks Cerpen

Teks cerpen (cerita pendek) adalah jenis karya sastra bersifat fiktif dan berbentuk prosa yang menceritakan suatu cerita tentang suatu tokoh dengan lingkungannya, masalah yang dihadapinya dan juga solusinya, teks cerpen ditulis secara singkat dan padat.

Teks cerita pendek lebih sering disebut sebagai teks cerpen. Cerita yang ada di dalam cerpen umumnya berfokus atau berpusat hanya pada satu tokoh dan situasi tertentu saja. Di mana dalam cerita tersebut terdapat puncak konflik (klimaks) dan penyelesaiannya. Dan salah satu ciri khas teks cerpen adalah kurang dari 10.000 kata sehingga cerpen cenderung ringkas dan padat.

Tujuan Teks Cerpen

Tujuan teks cerpen adalah untuk menghibur pembaca dan memberikan pesan moral yang ingin disampaikan penulis.

Teks cerpen merupakan teks fiktif atau tidak nyata, sehingga cerita yang ada di dalamnya merupakan hasil dari imajinasi penulis. Melalui tulisannya dalam cerpen tersebut, penulis ingin memberikan hiburan kepada pembaca sekaligus menyampaikan pesan kesannya.

Struktur Teks Cerpen

Teks cerpen mempunyai 6 struktur atau bagian. Jumlah ini relatif lebih banyak dibandingkan struktur teks lain, misalnya struktur teks berita yang hanya berjumlah 3. Berikut penjelasan struktur teks cerpen.

1. Abstrak

Struktur cerpen yang pertama adalah abstrak. Abstrak adalah ringkasan dari cerita yang akan dikembangkan. Abstrak merupakan gambaran awal dari cerpen. Bagian abstrak ini bersifat opsional, artinya sebuah teks cerpen boleh tidak menggunakan abstrak.

2. Orientasi

Orientasi berkaitan dengan tempat, waktu dan suasana yang ada di dalam cerpen. Di sini penulis memberikan atau menyebutkan keterangan waktu, tempat dan suasana yang dialami para tokoh.

3. Komplikasi

Komplikasi adalah urutan peristiwa-peristiwa yang dihubungkan dengan sebab dan akibatnya. Pada bagian ini biasanya watak, sifat dan karakter dari masing-masing tokoh akan terlihat dan terungkap. Hal ini dikarenakan masalah-masalah atau kerumitan mulai bermunculan pada tahap komplikasi ini.

4. Evaluasi

Evaluasi berisikan konflik yang terjadi di dalam cerita dan mengarah ke puncaknya atau klimaks. Pada bagian evaluasi ini penyelesaian atau solusi atas konflik tersebut juga mulai ditemukan.

5. Resolusi

Pada tahap resolusi ini penulis cerpen mengungkapkan penyelesaian dan solusi atas masalah yang dialami tokoh. Penulis akan menjelaskan solusi dari setiap masalah yang ada di dalam cerita.

6. Koda

Dan struktur cerpen yang terakhir adalah koda. Koda adalah pelajaran atau nilai moral yang bisa diambil oleh pembaca dari cerpen tersebut.

Ciri-Ciri Teks Cerpen

Berikut beberapa ciri-ciri teks cerpen.

  • Terdiri kurang dari 10.000 kata.
  • Bersifat fiktif atau fiksi.
  • Dapat dibaca hanya dengan sekali duduk.
  • Mempunyai 1 alur (alur tunggal).
  • Tulisannya lebih singkat dan lebih pendek dari novel.
  • Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.
  • Isi cerita biasanya terinspirasi dari kehidupan sehari-hari.
  • Penokohan yang sederhana.
  • Hanya mengangkat beberapa peristiwa saja.
  • Meninggalkan pesan dan kesan yang mendalam sehingga pembaca mampu merasakan isi teks cerpen tersebut.

Fungsi Sastra Dalam Cerpen

Cerpen mempunyai beberapa fungsi sastra di dalamnya. Berikut 5 fungsi teks cerpen.

  1. Fungsi Rekreatif
    Memberikan kegembiraan, rasa senang dan menghibur pembaca.
  2. Fungsi Didaktif
    Mendidik pembaca karena kebaikan dan nilai-nilai kebenaran yang ada di dalamnya.
  3. Fungsi Estetis
    Memberikan seni dan keindahan kepada pembaca.
  4. Fungsi Moralitas
    Mengandung pelajaran dan nilai moral sehingga pembaca mengetahui mana yang baik dan tidak bagi dirinya.
  5. Fungsi Relegiusitas
    Mengandung ajaran agama yang bisa dijadikan sebagai teladan bagi pembaca.

Demikian materi teks cerpen lengkap pada artikel kali ini. Secara singkat, teks cerpen adalah teks cerita karangan fiktif yang dibuat oleh seseorang.