5/5 (1) Sejarah Organisasi Global dan Regional di Dunia

Sejarah Organisasi Global dan Regional di Dunia – Sejarah organisasi global dan regional tak lepas dari beberapa faktor, salah satunya adalah PD II.

Organisasi global/internasional adalah organisasi yang memiliki cakupan wilayah yang luas dan tidak terbatas. Seluruh aspek menjadi bidang kerja sama dalam negara yang tergabung dalam organisasi ini. Sedangkan organisasi regional adalah organisasi dengan jumlah cakupan yang jelas dan terbatas.

Contoh Organisasi Global

  1. PBB

PBB atau United Nations adalah organisasi internasional yang paling besar di dunia. Anggota PBB sendiri mencakup hampir semua negara di dunia. Tujuan organisasi ini adalah demi tergapainya keamanan seluruh negara di dunia.

Sejarah terbentuknya PBB karena sebuah konferensi Dumbarton Oaks yang dilaksanakan di Washington DC. Untuk sidang pertama PBB baru dilaksanakan pada 10 Januari 1946 di London. Saat itu sudah ada 51 wakil negara yang hadir dan turut serta dalam sidang.

PBB juga berusaha menjaga hubungan persaudaraan antar negara dan mengembangkannya.

  1. Adanya Gerakan Non Blok

Gerakan ini diprakarsai oleh adanya gerakan dua blok antara negara barat dan timur. Beberapa negara ada yang memilih netral dan tak ingin memihak salah satu dari dua blok tersebut.

Maka, terciptalah Gerakan Non Blok yang disinyalir bisa meredakan konflik yang tengah memanas antara dua negara tersebut.

Selain itu, pendorong gerakan ini adalah karena persamaan rasa antara beberapa negara sebagai bekas jajahan dan bersama ingin memerangi kolonialisme. Krisis Kuba yang diduga menjadi ancaman perdamaian dunia  juga menjadi pendorong yang kuat. Ditambah perang dingin yang sedang berlangsung dalam dua blok dan para sekutunya.

  1. OKI

Kepanjangan OKI adalah Organisasi Konferensi Islam. Latar belakang terbentuknya organisasi ini adalah bentuk protes negara yang mayoritas berpenduduk Islam akibat dibakarnya Masjid Al Aqsa oleh Israel.

Raja Hasan II yang berasal dari Maroko memberikan reaksi keras akan hal ini. Ia menghimpun negara mayoritas Islam di belahan dunia lain untuk turut serta meminta pertanggungjawaban Israel atas apa yang telah dilakukan. Tindakan yang dinilai merongrong kesucian Islam di dunia itu membuat organisasi ini lahir.

Tujuan OKI menjaga solidaritas umat Islam di seluruh dunia agar menjaga sucinya agama tersebut. Organisasi ini juga diharapkan dapat membantu memerdekakan Negara Palestina.

Contoh Organisasi Regional

  1. KAA

Konferensi yang dilakukan negara kawasan Asia Afrika ini termasuk dalam jajaran organisasi Regional. Hal yang melatarbelakangi adanya organisasi ini adalah adanya gerakan dua blok yang cukup berkuasa waktu itu.

Semua hal dilakukan agar dapat menumpas habis kolonialisme dan imperialisme yang masih dicanangkan negara adikuasa itu. Indonesia sendiri memiliki tujuan agar dapat membebaskan Papua Barat dari belanda lewat adanya konferensi ini.

  1. MEE atau Masyarakat Ekonomi Eropa

Organisasi ini mencakup beberapa negara si kawasan Eropa. Awal mula adanya organisasi ini adalah karena miskinnya Eropa paska PD II. Usaha yang dilakukan demi bersatunya Eropa sudah ditempuh. Sayangnya semua bergantung apa Jerman Barat dan Prancis.

Tak ingin berlarut, pada 1950 menteri luar negeri Prancis mengusulkan sebuah organisasi yang membahas kerja sama logam baja demi memajukan perekonomian. Hal itu juga dilakukan sebagai upaya pencegahan perang. Akhirnya usulan itu diterima dengan adanya perjanjian enam negara yang kemudian memiliki nama Perjanjian Pendirian Pasaran Bersama Batu Bara dan Baja Eropa. Bisa juga dikenal sebagai European Coal and Steel Community (ECSC).

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: