Proses Pembentukan Program C++

Sebelum melangkah lebih jauh ke tahap pembuatan kode program, anda sebaiknya mengetahui terlebih dulu mengenai proses pembentukan program di dalam C++. Terdapat beberapa tahapan yang terjadi saat proses pembentukan program, dari kode program berubah menjadi file biner yang dapat dieksekusi. Dalam sistem operasi Windows, file program akan berekstensi .exe. Dalam Linux, umumnya hasil pembentukan program ditandai dengan ekstensi .o. Masing-masing tahapan dilakukan oleh program lain yang berbeda-beda, yakni :
1. C++ Preprocessor
2. C++ Compiler
3. Assembler
4. Linker
Setelah program (file .exe atau .o) terbentuk,file tersebut dapat dieksekusi atau dijalankan (run). Program yang melakukan eksekusi file ini disebut program Loader.

Program C++ Preprocessor

Pada pembentukan program yang ditulis dalam C++, sebelumnya kode program akan diproses oleh program C++ Preprocessor. Program ini akan menggabungkan kode program dengan preprocessor directive yang digunakan di dalam kode. Preprocessor directive ialah statement program yang diawali dengan tanda #.
Pada tahap ini, statemen #include, #define, dan sebagainya akan dirubah ke dalam bentuk kode aktual. Sebagai contoh, jika di dalam kode program terdapat statemen #include maka semua isi dari file “iostream” akan dimasukkan ke dalam program. Setelah itu, bentuk kode yang telah diperluas ini kemudian siap dikirim ke program C++ Compiler.

Program C++ Compiler

Tahap selanjutnya setelah tahap pemrosesan awal kode program ialah tahap penerjemahan kode program menjadi kode assembly. Proses pada tahap ini dikerjakan oleh program C++ Compiler. Kode yang telah berubah ke bentuk assembly ini kemudian siap dikirim ke program assembly.

Program Assembler

Setelah program assembler menerima kiriman berupa kode assembly dari C++ Compiler, program ini akan langsung menerjemahkan kode-kode yang terdapat di dalamnya ke dalam bentuk kode objek. Selanjutnya, kode objek ini akan dikirim ke program Linker.

Program Linker

Apabila kode program yang kita tulis lebih dari satu file, maka kode objek yang dihasilkan juga akan sesuai dengan jumlah file kode program. Pada tahap ini, program Linker akan menghubungkan semua file kode objek tersebut dengan Standard Runtime Library yang sudah disediakan oleh C++, kemudian mengubahnya ke dalam satu file .exe (atau .0). File inilah yang disebut sebagai program. Sampai pada tahap ini, pembentukan program sudah berakhir.

Program Loader

Program Loader adalah program yang digunakan untuk mengeksekusi program yang sudah kita buat. Sebagai contoh, dalam aplikasi Dev-C++ ( Program IDE dan C/C++ Compiler) ketika kita menggunakan menu compile maka Dev-C++ akan melakukan proses pembentukan program. Di sini yang akan dipanggil adalah program C++ Preprocessor, C++ Compiler, Assembler, dan Linker. Akan tetapi, pada saat menggunakan menu Run, maka program Loader akan dipanggil untuk mengeksekusi program yang telah kita buat sehingga hasil (output) program akan ditampilkan di layar monitor (console).

Share This

Thank you for your vote!
Post rating: 0 from 5 (according 0 votes)
What's your reaction?
0Smile0Lol0Wow0Love0Sad0Angry
%d blogger menyukai ini: