5/5 (1) Perjuangan Organisasi Pergerakan Kebangsaan

Perjuangan Organisasi Pergerakan Kebangsaan – Kemerdekaan bangsa Indonesia tentulah tidak lepas dari peran-peran penting organisasi pergerakan yang berjuang mati-matian untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Segala usaha telah mereka tempuh untuk menciptakan negara yang sejahtera dan bermartabat di mata dunia. Mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, pertahanan, keamanan, sosial dan politik di perjuangkan untuk negeri ini.

Maka dari itu, pentinglah kiranya setiap dari kita untuk mengenal dan memahami pergerakan organisasi tersebut guna untuk mengapresiasi dan mempelajari langkah-langkah yang mereka telah tempuh. Dengannya, menjadikan kita mampu untuk mengharumkan bangsa ini seperti mereka.

  1. Budi Utomo

Budi Utomo yang berarti usaha mulia merupakan sebuah organisasi awal pergerakan yang berkonsep nasionalisme. Organisasi pergerakan ini berdiri di kota Jakarta pada tanggal 20 Mei 1908. Dengan dr. Mas Ngabehi Wahidin Sudirohusodo yang menjadi perintisnya. Tujuan didirikannya organisasi Budi Utomo sendiri adalah untuk menjadi media fund rising bagi anak-anak Bumi Putera.

Dana tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya di bidang pendidikan. Tujuan mulia tersebut kurang didukung oleh kaum tua, namun tidak untuk seorang Sutomo. Sosok ini berasal dari kaum intelektual mahasiswa STOVIA atau School tot Opleding voor Inlandsche Arsten yang kemudian hari, Sutomo terpilih menjadi ketua organisasi pergerakan ini.

Selain Sutomo yang menjadi ketua dari organisasi Budi Utomo, para anggota organisasi pergerakan ini pun banyak yang berasal dari kalangan mahasiswa STOVIA. Seperti Gunawan mangunkusumo, Cipto mangunkusumo dan RT Ario Tirtokusumo yang pada akhirnya, pada tanggal 29 Agustus dr. Mas Ngabehi Wahidin Sudirohusodo mendirikan Budi Utomo di Yogyakarta.

Di samping Budi Utomo yang menjadi organisasi awal pergerakan, terdapat beberapa organisasi serupa yang membersamai organisasi ini. Terdapat organisasi Sarekat Islam (SI) dan Indische Partij (IP) yang sama-sama berjuang untuk bangsa Indonesia dengan cirri khas pergerakan masing-masing.

  1. Muhammadiyah

Muhammadiyah merupakan organisasi keagamaan yang berdiri pada tanggal 18 November 1912, KH Ahmad Dahlan mengonsep suatu organisasi yang bercirikan sosial, pendidikan dan keagamaan yaitu Muhammadiyah. Organisasi Budi Utomo memberikan inspirasi dan motivasi kepada tokoh KH Ahmad Dahlan untuk bertekad mendirikan organisasi ini.

Tujuan utama dari organisasi ini adalah untuk memurnikan ajaran agama Islam. Menjadikan Al-quran dan As-Sunah sebagai sumber dari segala sumber kehidupan. Selain itu, Muhammadiyah juga berkonsentrasi pada dunia pendidikan. Membawa pendidikan tradisional kea rah yang lebih baik yaitu model pembelajaran barat dengan pendekatan dakwah.

Selain Muhammadiyah yang berdiri sebagai organisasi keagamaan, terdapat organisasi keagamaan lainnya. Nahdatul Ulama yang bergerak di bidang sosial, ekonomi dan pendidikan dengan KH Hasyim Asyari sebagai pendirinya.

  1. Organisasi Pemuda

Organisasi pemuda muncul ke permukaan dan berkembang untuk membebaskan negri ini dari kaum penjajah. Walaupun pada saat itu, masih memiliki ego kepulauan, organisasi pergerakan ini bertujuan untuk menyatukan setiap bangsa Indonesia.

Organisasi ini melahirkan peristiwa sumpah pemuda. Dimana para pemuda Indonesia pada saat itu berkumpul mendeklarasikan dirinya bahwa akan berbangsa, berbahasa dan bertanah air satu, yaitu Indonesia. Yang kemudian hari, setiap pada tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari sumpah pemuda. Disamping organisasi pemuda, muncul organisasi-organisasi lainnya seperti organisasi wanita dan buruh.

Begitu banyak organisasi-organisasi pergerakan dari segala elemen masyarakat. Mereka berjuang dan bertarung untuk kemaslahatan Indonesia. Organisasi kebangsaan itu memberikan waktu, tenaga, uang dan pikirannya untuk Indonesia, maka sepantasnya kita meneruskan perjuangan mereka.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: