Peran Tanah dan Dampaknya Terhadap Kehidupan

Peran Tanah dan Dampaknya Terhadap Kehidupan – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Peran Tanah dan Dampaknya Terhadap Kehidupan . Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Tanah berperan penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Hal ini disebabkan karena tanah:

  1. dapat digunakan untuk tempat tinggal dan tempat melakukan kegiatan,
  2. sebagai tempat tumbuhnya vegetasi yang sangat berguna bagi kepentingan hidup manusia,
  3. mengandung barang tambang atau bahan galian yang berguna bagi manusia, dan
  4. sebagai tempat berkembangnya hewan yang sangat berguna bagi kepentingan hidup manusia.

Dengan adanya erosi tanah maka lapisan tanah atas yang subur akan rusak dan menjadikan lingkungan alam lainnya ikut rusak. Adapun sebab-sebab erosi tanah karena beberapa hal sebagai berikut.

  1. Tanah gundul atau tidak ada tanamannya.
  2. Tanah miring tidak dibuat teras-teras dan guludan sebagai penyangga air dan tanah yang larut.
  3. Tanah tidak dibuat tanggul pasangan sebagai penahan erosi.
  4. Pada tanah di kawasan hutan rusak karena pohon-pohon ditebang secara liar sehingga hutan menjadi gundul.
  5. Pada permukaan tanah yang berlumpur digunakan untuk penggembalaan liar sehingga tanah atas semakin rusak.

Walaupun ikatan senyawa organik yang terdapat dalam tanah cukup banyak macamnya, namun sedikit yang dapat menyebabkan terjadinya kombinasi-kombinasi warna tersebut, antara lain oksida besi dan bahan-bahan organis. Adapun asal dari warna-warna itu sebagai berikut.

  1. Kuning, berasal dari mineral limonit (2Fe2O33H2O).
  2. Cokelat, berasal dari bahan-bahan organis asam yang lapuk sebagian.
  3. Putih, berasal dari mineral-mineral silika-kuarsa (SiO2), kapur (CaCO3), kaolin, bauksit, aluminium dan silikat, gypsum (CaCO42H2O), nitrat, garam-garam yang sudah larut serta koloida-koloida organis tertentu.
  4. Hitam, berasal dari bahan-bahan organis yang telah terurai dengan hebat, dan biasanya ada hubungannya dengan unsur-unsur karbon (C), magnesium (Mg), serta belerang (S).
  5. Merah, berasal dari mineral hematit (Fe2O3) atau turgit (2F22O33H2O).
  6. Hijau, berasal dari oksida ferrous.
  7. Biru, berasal dari mineral lilianit.