5/5 (1) Peran Perdagangan Antar Pulau Dalam Proses Integrasi Bangsa Indonesia

Peran Perdagangan Antar Pulau Dalam Proses Integrasi Bangsa Indonesia – Perdagangan merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh penduduk-penduduk pulau di Indonesia. Perdagangan merupakan bentuk pertukaran komusditas antara satu kelompok di sebuah pulau dengan kelompok yang lain di pulau yang lain. Perdagangan antar pulau di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam proses integrasi bangsa Indonesia. Peran perdagangan antar pulau di Indonesia dilihat dari 3 aspek berikut :

Menghubungkan Satu Pulau Dengan Pulau Yang Lainnya

Dalam dunia perdagangan, laut memiliki peranan penting yang digunakan oleh penduduk diberbagai pulau tanpa hambatan. Laut merupakan penghubung dan pemersatu antar penduduk yang tinggal di kepulauan yang ada di Indonesia. Contohnya ada pedagang dari Banjarmasin (Kalimantan) yang berdagang ke Makasar (Sulawesi) dan sebaliknya. Dari proses tersebut, terciptalah proses integrasi antara pedagang dari Banjarmasin (Kalimantan) dan pedagang dari Makasar (Sulawesi). Contoh lain, para pedagang yang dari Jawa berdagang ke Palembang atau sebaliknya. Maka terjadilah proses integrasi antar para pedagang dari Jawa dan pedagang dari Pelembang.

Penyebaran Dan Pemersatu Satu Budaya Daerah Dengan Budaya Daerah Yang Lainnya

Jatuhnya tanah Malaka di tangan Portugis pada tahun 1511 membuat kegiatan perdagangan sebagian dialihkan ke Banten, Aceh, Gresik, Makasar, dan kota-kota lainnya. Di kota tersebut terjadi pertemuan dari berbagai suku dan ras bangsa seperti halnya yang terjadi di Malaka sebelum tahun 1511. Adanya pertemuan itu, memberikan pengetahuan baru mengenai pengalaman dan adat istiadat serta budaya yang berbeda-beda dari berbagai suku bangsa. Perdagangan antar pulau memberikan peluang terjadinya proses integrasi yang terhubung dari berbagai suku bangsa. Proses integrasi tersebut juga didukung dengan berkembangnya hubungan erat antar kebudayaan, bahkan ada yang sampai pada tingkat pernikahan.

Datangnya Spayol dan Portugis dan kemudian Belanda, menjadikan hubungan para pedagang di Indonesia semakin erat hubungannya. Terlihat adanya monopoli portugis di daerah Malaka dan hal itu menyebabkan semakin meningkatnya solidaritas antar pedagang di Indonesia. Pelabuhan-pelabuhan Nusantara yang semakin ramai menjadi bukti semakin eratnya hubungan yang terjalin, hal itu menunjukkan bahwa mereka lebih antusias untuk berdagang dengan sesama suku bangsa dibandingkan dengan bangsa yang lain.

Percepatan Proses Integrasi Bangsa Indonesia

Masuknya bangsa Eropa ke kawasan Indonesia dan memaksa adanya monopoli perdagangan mempengaruhi proses integrasi bangsa semenjak abad ke-16. Adanya pengaruh tersebut disebabkan oleh adanya dua faktor, yaitu :

  1. Adanya perdagangan antar pulau pada masa kejayaan Islam, memunculkan adanya pertukaran pengalaman, budaya, dan pengetahuan dari berbagai pedagang yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda. Selain perbedaan tersebut, mereka juga melihat adanya persamaan diantara para pedagang, misalnya persamaan budaya, warna kulit, agama yang dianut, dan bentuk fisik. Persamaan tersebut semakin erat setelah membandingkan dengan pedagang barat, mulai dari warna kulit, agama, dan bentuk fisik.
  2. Adanya perasaan yang sama di antara pedagang Indonesia membuat mereka semakin dekat. Hubungan semakin erat Setelah mereka sama-sama berfikir telah dirugikan oleh pedagang barat dengan cara politik monopoli, kekerasan, pembatasan, dan kelicikan. Persoalan tersebut meningkatkan rasa solidaritas antara pedagang nusantara untuk bersama-sama menghadapi pedangan barat yang datang ke Indonesia. Perkembangan historis dalam dunia perdagangan sangat berpengaruh pada proses integrasi bangsa Indonesia.

Secara Historis, konsep bangsa ditandai dengan persamaan dalam hal sistem kepercayaan, budaya, adat istiadat, dan kepentingan bersama. Pedagang nusantara memiliki kepentingan yang sama, yaitu mengambil alih perannya kembali dalam perdagangan setelah kejayaan mereka direnggut oleh kelicikan monopoli perdagangan.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: