Pengertian Seni Rupa Dua dimensi

Pengertian Seni Rupa Dua dimensi – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Pengertian Seni Rupa Dua dimensi. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Pengertian Seni Rupa 2 Dimensi

Seni Rupa 2 Dimensi adalah suatu karya seni rupa yang memiliki dua sisi saja, yaitu : Sisi panjang dan Sisi Lebar. Sehingga tidak mempunyai ruang karena tidak mempunyai unsur ketebalan.
Berdasarkan dimensinya, karya seni rupa dibagi dua yakni, karya seni rupa dua dimensi yang memiliki dua ukuran serta karya seni rupa tiga dimensi yang memiliki tiga ukuran atau memiliki ruang. Tahukah kalian ukuran yang dimaksud dalam karya seni rupa dua serta tiga dimensi?
Berdasarkan fungsinya, karya seni rupa ada yang dibuat dengan pertimbangan utama untuk memenuhi fungsi praktis. Karya seni rupa seperti ini digolongkan dalam jenis karya seni rupa terapan (applied art). Pembuatan karya seni (rupa) terapan ini umumnya melalui proses perancangan (desain). Pertimbangan aspek-aspek kerupaan dalam karya seni terapan berfungsi untuk memperindah bentuk serta penampilan sebuah benda dan meningkatkan kenyamanan penggunaanya. Tahukah kalian benda-benda apa saja yang ada di sekitar kalian yang dikategorikan sebagai karya seni rupa terapan? Sebaliknya ada karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan untuk dinikmati keindahan serta keunikannya saja tanpa mempertimbangkan fungsi praktisnya. Karya seni rupa dengan kategori ini disebut karya seni rupa murni yang umumnya digunakan sebagai elemen estetis untuk ”memperindah” ruangan atau tempat tertentu.
Selain berdasarkan bentuk (dimensi) serta fungsinya, karya seni rupa dikelompokkan berdasarkan karakteristik sarana, teknik, bahan dan orientasi pembuatannya. Berdasarkan karakteristik ini kita mengenal berbagai jenis karya seni rupa seperti seni lukis, seni patung, seni grafis, seni kriya serta desain.

Unsur Seni Rupa 2 Dimensi

  1. Titik
    Titik merupakan  unsur yang paling kecil dari dasar seni rupa. Titik yang bentuk nya  besar maka disebut dengan bintik.
  2. Garis
    Garis adalah sebuah goresan atau pembatas dari satu benda dengan benda yang lain nya, seperti : Bidang warna, ruangan, texture, dan lain sebagainya. Garis akan mempunyai dimensi yaitu jika memanjang dan memiliki arah yang jelas Ada beberapa sifat dari garis yaitu :
    a. Panjang
    b. Pendek
    c. Tipis
    d. Tebal
    e. Horizontal
    f. Vertikal
    g. Melengkung
    h. Lurus
    i. Berombak
    j. Patah-Patah
  3. Bidang
    Bidang adalah salah satu unsur yang akan terbentuk dari beberapa garis yang saling terhubung dengan garis yang lain nya Jika di lihat dari bentuknya, bidang ini terdiri dari beberapa jenis yaitu :
    a. Bidang Geometris
    b. Bidang Bersudut
    c. Bidang Tidak Beraturan
    Bidang Dasar Yang Ada Pada Seni Rupa yaitu :
    a. Bidang Segitiga
    b. Bidang Segiempat
    c. Bidang Lingkaran
    d. Bidang Oval
    e. Segi Lainnya
  4. Bentuk
    Menurut bahasa bentuk adalah bentuk plastis atau bangunan. Bentuk plastis adalah bentuk dari suatu benda yang bisa dilihat dan diraba karena memiliki unsur nilai dari suatu benda Contoh : lemari yang ditempatakan didalam ruangan tidak hanya berbentuk segi empat akan tetapi memiliki nilai dan peran sendiri Sedangkan Bangunan adalah bentuk dari suatu benda yang terlihat polos, sama halnya dengan yang dilihat oleh mata.
  5. Tekstur
    Tekstur adalah sifat dari sebuah permukaan benda. Sifat permukaan sebuah benda yang dapat berkesan kasar, halus, kusam, licin mengkilap, berpori dan lain sebagainya. Tekstur dalam dua dimensi dibagi menjadi dua jenis yaitu :
    a. Tekstur Nyata
    Adalah sifat permukaan seni rupa 2 dimensi yang memiliki kesan yang benar-benar dirasakan dengan penglihatan dan juga dengan rabaan.
    b. Tekstur Semu (Maya) Adalah sifat permukaan seni rupa 2 dimensi yang jika dirasakan dengan penglihatan dan rabaan akan memiliki kesan yang berbeda.
  6. Warna
    Warna adalah unsur rupa yang paling menarik perhatian. Menurut teori warna Brewster, semua warna yang ada berasal dari tiga warna pokok (primer) yaitu merah, kuning dan biru. Dalam berkarya seni rupa terdapat beberapa teknik penggunaan warna, yaitu secara harmonis, heraldis, murni, monokromatik dan polikromatik.
    a. Warna Primer Adalah warna pokok atau warna dasar yang tidak akan bisa dicampur dengan warna yang lain nya. Contoh : Merah, kuning, dan biru
    b. Warna Sekunder Adalah warna yang dihasilkan dari beberapa campuran warna primer. Contoh : Ungu, oranye, dan hijau.
    c. Warna Tesier Adalah warna yang dihasilkan dari kedua warna sekunder
    d. Warna Analogus Adalah warna yang berjejer dan berdampingan letaknya didalam satu lingkaran warna. Contoh : Dari warna ungu yang akan menuju ke arah warna merah
    e. Warna Komplementer Adalah warna kontras yang memiliki letak berseberangan didalam lingkaran warna. Contoh : Warna kuning dengan warna ungu, warna merah dengan warna hijau, dan lain sebagainya.
  7. Gelap Terang
    Unsur gelap terang pada karya seni rupa timbul karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Perbedaan ini menyebabkan munculnya tingkat nada warna (value) yang berbeda. Bagian yang terkena cahaya akan lebih terang dan bagian yang kurang atau terkena cahaya akan tampak lebih gelap.
    Gelap Terang Memiliki beberapa fungsi yaitu, Untuk memberikan kesan tiga dimensi pada suatu benda yang ada, dan juga memberikan perbedaan kontras.
    Didalam karya seni rupa 2 dimensi, gelap terang juga bisa terjadi karena intensitas warna atau juga karena campuran hitam dan putih.
  8. Ruang Kedalaman
    Yaitu ruangan yang sangat bergantung pada luas bidang gambar yang ada. Unsur ruang yang ada pada karya seni rupa 2 dimensi yaitu memiliki sifat yang semu atau maya. Unsur ruangan ini hanya diciptakan melalui kesan dan juga penggambaran yang datar, pipih, menjorok, jauh cembung, cekung dan lain sebagainya.
  9. Objek
    Objek karya seni dua dimensi ialah sebuah karya yang hanya bisa dilihat dan dirasakan dari segi estetikanya. Contoh  : lukisan, dengan objek : garis, titik, warna, ruang.

Medium Bahan dan Teknik

Sebelum melakukan kegiatan berkarya seni rupa 2 dimensi, penting buat kalian untuk memiliki pengetahuan serta pemahaman berbagai alat, bahan, serta teknik yang biasa digunakan dalam praktek berkarya seni. Usaha untuk tahu karakter bahan, alat, serta teknik ini dengan baik hanya dapat kalian lakukan dengan kegiatan praktek secara langsung. Cobalah melakukan kesibukan apresiasi karya seni rupa dengan pendekatan aplikatif. Dengan demikian, selain wawasan apresiasi kalian semakin kaya, keterampilan kalian dalam berkarya seni rupa bisa menjadi lebih baik

a. Medium dan Bahan Karya Seni Rupa Dua Dimensi

Bahan berkarya seni rupa adalah material habis pakai yang digunakan untuk mewujudkan karya seni rupa tersebut. Sesuai dengan keragaman jenis karya seni rupa, bahan untuk berkarya seni rupa ini juga banyak macam dan ragamnya, ada yang berfungsi sebagai bahan utama (medium) dan ada pula sebagai bahan penunjang. Sebagai contoh, pada umumnya perupa membuat karya lukisan menggunakan kanvas dan cat sebagai bahan utamanya serta kayu dan paku sebagai bahan penunjang. Kayu digunakan sebagai bahan bingkai (spanram) untuk menempatkan kanvas dan paku untuk mengaitkan kanvas pada permukaan kayu bingkai tersebut.
Bahan untuk berkarya seni rupa dapat dikategorikan menjadi bahan alami dan bahan sintetis berdasarkan sumber bahan dan proses pengolahannya. Bahan baku alami adalah material yang bahan dasarnya berasal dari alam. Bahan-bahan ini dapat digunakan secara langsung tanpa proses pengolahan secara kimiawi di pabrik atau industri terlebih dahulu. Adapun bahan baku olahan adalah bahan-bahan alam yang telah diolah melalui proses pabriksasi atau industri tertentu menjadi bahan baru yang memiliki sifat dan karakter khusus. Berdasarkan sifat materialnya, bahan berkarya seni rupa ini dapat juga dikategorikan ke dalam bahan keras dan bahan lunak, bahan cair dan bahan padat dan sebagainya.

b. Alat Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi

Alat untuk berkarya seni rupa sangat banyak jenis dan ragamnya. Beberapa karya seni rupa bahkan memiliki peralatan khusus yang tidak dipergunakan pada jenis karya lainnya. Tetapi ada juga alat atau bahan yang dipergunakan hampir disemua proses berkarya seni rupa. Alat-alat tulis (gambar) misalnya, adalah peralatan yang digunakan dalam proses pembuatan hampir seluruh jenis karya seni rupa, terutama saat membuat rancangan karya seni tersebut.

Baca Juga : Pengertian Seni Rupa Tiga Dimensi

Dalam berkarya seni rupa dua dimensi setidaknya dikenal beberapa kategori alat utama untuk berkarya yaitu alat untuk membentuk, menggambar dan mewarnai serta alat mencetak (mendupilkasi). Seperti juga bahan, selain kategori alat utama tersebut, kita juga mengenal alat-alat bantu lainnya yaitu alat-alat yang peruntukannya tidak secara khusus untuk kegiatan berkarya seni rupa tetapi sangat diperlukan dalam kegiatan berkarya seni rupa seperti: alat pemotong (pisau dan gunting), alat pengering, alat pengukur dan sebagainya. Alat-alat ini bersifat penunjang untuk memudahkan atau melancarkan proses pembuatan karya.
Karena kemajuan teknologi, saat ini semua fungsi alat yang dipergunakan dalam berkarya seni rupa relatif dapat dilakukan oleh komputer. Walaupun demikian perlu disadari betul bahwa komputer hanyalah alat bantu. Karya seni bagaimanapun juga membutuhkan kepekaan rasa yang sulit dihasilkan oleh program komputer. Kepekaan rasa adalah kompetensi unik dan khas yang hanya dimilki manusia, berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

c. Teknik Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi

  1. Linear
    Cara menggambar dengan teknik menutup obyek dengan garis
  2. Blok
    Menutup obyek lukis dengan satu warna.
  3. Arsir
    Menutup obyek lukis dengan pulasan garis sejajar atau menyilang
  4. Disel
    Membuat gelap atau terang obyek lukis dengan goresan miring menggunakan pensil.
  5. Pointilis
    Menghitamkan obyek lukis dengan titik-titik.
  6. Aquarel
    Menggunakan sapuan tipis cat air.
  7. Plakat
    Menggunakan sapuan tebal dengan cat minyak