5/5 (1) Pengertian Budaya Asing dan Contohnya

Pengertian Budaya Asing dan Contohnya – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Pengertian Budaya Asing dan Contohnya. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Kebudayaan suatu negara atau daerah tidak tercipta secara murni. Artinya, kebudayaan bukan hanya merupakan hasil hubungan dalam masyarakat, tetapi sudah dipengaruhi serta bercampur dengan faktor kebudayaan dari luar. Dampak budaya asing berlangsung pertama kali saat suatu bangsa berinteraksi dengan bangsa lain. Contohnya, lewat perdagangan serta penjajahan. Dalam proses interaksi tersebut terjadi saling mempengaruhi unsur budaya antarbangsa. Budaya asing tidak harus selalu disimpulkan budaya yang berasal dari luar negeri, seperti budaya barat. Tetapi, tidak dapat dipungkiri jika budaya barat berupa makanan, mode, seni, serta iptek memang telah banyak mempengaruhi budaya masyarakat di Indonesia. Pada era ke- 20 serta ke-21, pengaruh budaya asing di Indonesia dapat terlihat melalui terjadinya gejala globalisasi. Dalam proses globalisasi terjadi penyebaran unsur-unsur budaya asing dengan cepat melalui fasilitas teknologi, komunikasi, informasi, serta transportasi.

Faktor Sejarah

Indonesia terletak di antara dua benua, yakni Benua Asia serta Benua Australia dan dua samudra, Samudra Hindia serta Samudra Pasifik. Karena letak geografis itu, Indonesia terletak di persimpangan jalan yang banyak disinggahi orang-orang asing. Mengakibatkan, Indonesia banyak menerima dampak unsur kebudayaan asing, seperti dari India, Cina, serta Eropa. Hubungan dengan masyarakat luar itu mengakibatkan bertambahnya keaneka- ragaman kebudayaan Indonesia. Kebudayaan Indonesia terdiri atas unsur kebudayaan asli, yakni kebudayaan nenek moyang pada zaman prasejarah serta unsur kebudayaan dari luar, seperti kebudayaan Hindu, Buddha, Islam, serta Kristen. Itulah sebabnya, kebudayaan Indonesia banyak yang diwarnai budaya asing. Contohnya, dalam gaya hidup, cara berpakaian, seni musik, serta seni tari. Pengaruh Hindu sangat terasa dalam susunan negara serta pemerintah, terutama mengenai kedudukan raja-raja pada zaman dahulu yang dianggap sebagai keturunan dewa yang bersifat turun-temurun. Dengan masuknya Hindu, rakyat Indonesia bisa belajar membaca serta menulis dengan huruf Palawa serta bahasa Sanskerta. Akibat pengaruh Hindu serta Buddha maka seni bangunan candi berkembang pesat, seperti dengan berdirinya Candi Borobudur, Prambanan, serta Mendut. Selain itu, agama Islam juga banyak mempengaruhi masyarakat Indonesia. Hampir semua masyarakat Indonesia terpengaruh budaya Islam. Bahkan di daerah Aceh, Banten, Cirebon, Demak, Sulawesi Selatan, serta Sumatra Barat Islam berkembang pesat, khususnya pengaruh ilmu dan pengetahuan serta teknologi. Bangsa Eropa di samping membawa pengaruh ilmu dan pengetahuan serta teknologi menyebarkan agama Kristen.

Pengaruh Budaya Asing dalam Era Globalisasi

Pada akhir abad ke-20 serta awal abad ke-21, Indonesia telah memasuki era globalisasi. Perkembangan teknologi, komunikasi, informasi, serta transportasi telah mengakibatkan masuknya pengaruh budaya dari seluruh penjuru dunia secara cepat ke Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, globalisasi ialah proses terbentuknya sistem organisasi dan sistem komunikasi antar- masyarakat di seluruh dunia. Maksudnya ialah untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama. Pada era globalisasi, peristiwa yang terjadi di suatu negara dapat diketahui secara cepat oleh negara lain lewat media massa, seperti tv, radio, surat kabar atau internet.Globalisasi berlangsung melalui saluran-saluran tertentu, seperti media massa, pariwisata internasional, lembaga perdagangan serta industri internasional, dan lembaga pendidikan serta ilmu pengetahuan. Saluran-saluran globalisasi, antara lain sebagai berikut.

Baca Juga :Pengertian  Budaya Lokal dan Contohnya

Media Massa

Arus globalisasi diperoleh melalui media komunikasi massa, seperti radio, tv, surat kabar, film, serta internet. Globalisasi lewat media massa sudah membuat dunia berubah menjadi seolah-olah tanpa batas. Lewat media massa, seperti tv yang ditayangkan dalam jaringan satelit, peristiwa bencana Tsunami di Aceh pada tahun 2004 dapat diketahui di seluruh dunia. Demikain juga dengan perkembangan internet yang telah memudahkan perkembangan iptek dengan adanya keringanan mengakses beberapa informasi dari seluruh penjuru dunia dengan murah serta cepat. Selain itu, dalam arus globalisasi, terjadi perubahan perilaku masyarakat di bagian mode pakaian, perlengkapan hidup, serta makanan akibat pengaruh penyebaran informasi dari luar negeri lewat media massa.

Pariwisata Internasional

Berkembangnya sektor pariwisata internasional berpengaruh pada penyebaran arus globalisasi. Kegiatan pariwisata internasional yang melibatkan banyak negara dapat dilakukan dengan mudah karena adanya kemajuan fasilitas transportasi serta telekomunikasi. Dengan meningkatnya kebutuhan wisata antarnegara menyebabkan masuknya devisa yang begitu diperlukan untuk membiayai pembangunan suatu negara. Dengan berkembangnya sektor pariwisata internasional, seseorang dapat dengan mudah berpergian dari satu negara ke negara lainnya.

Lembaga Perdagangan dan Industri Internasional

Globalisasi dalam perdagangan internasional ditandai adanya pasar bebas. Dalam era pasar bebas, setiap negara akan berlomba-lomba mengembangkan keunggulan komparatifnya untuk menarik beberapa investor dari luar negeri. Era pasar bebas ditandai adanya kebebasan kontak perdagangan antarnegara tanpa dibatasi hambatan fiskal serta tarif. Walaupun setiap negara bebas untuk menjalin hubungan perdagangan, namun tetap diperlukan suatu wadah kerja sama di bidang ekonomi. Contohnya, pendirian dewan kerja sama ekonomi Asia Pasifik (APEC) serta dewan kerja sama ekonomi Amerika Utara (NAFTA). Arus globalisasi yang melanda seluruh dunia mempunyai dampak bagi bidang sosial budaya suatu bangsa. Sebelumnya, globalisasi cuma dirasakan di kota-kota besar di Indonesia. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi, komunikasi, informasi, serta transportasi globalisasi telah menyebar ke seluruh penjuru tanah air. Arus globalisasi yang penyebarannya begitu luas serta cepat itu membawa dampak positif serta negatif. Dampak positif globalisasi, diantaranya seperti berikut.

  1. Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia.
  2. Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
  3. Kemajuan teknologi memengaruhi tingkat pemanfaatan sumber daya alam secara lebih efisien dan
  4. Kemajuan iptek membuat bangsa Indonesia mampu menguasai iptek sehingga bangsa Indonesia mampu sejajar dengan bangsa

Globalisasi juga mempunyai dampak negatif, antara lain sebagai berikut.

  1. Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan.
  2. Terjadinya sikap materialisme, yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan, kedudukan sosial atau jabatan. Akibat sikap materialisme, kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin
  3. Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama.
  4. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan
  5. Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai keso- panan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan- tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di
  6. Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa, yang dibawa para wisatawan Misalnya, perilaku seks bebas (free sex).

Baca Juga : Hubungan Antara Budaya Lokal dan Budaya Asing

Pengaruh Budaya Asing

Sebagai sarana pewarisan budaya pada era globalisasi, media massa begitu berpengaruh dalam penyerapan budaya asing di masyarakat yang bersifat positif serta negatif. Dampak positif budaya asing di media massa ialah masuknya iptek yang mendukung perkembangan di segala bidang. Dampak negatif budaya asing di media massa ialah terjadinya goncangan budaya karena adanya individu yang tidak siap menerima perubahan serta pergeseran nilai-nilai budaya serta adat istiadat.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: