5/5 (1) Pemerintahan “Saudara Tua”

Pemerintahan “Saudara Tua” – Pemerintahan “saudara tua” di Indonesia seperti yang dilakukan oleh Negara Indonesia dengan Negara Jepang yang sudah memiliki kedekatan yang sangat lama. Dimana Jepang juga menjadi salah satu Negara yang banyak membantu Indonesia dengan berbagai bantuan yang dilakukannya. Meskipun demikian hubungan atar kedua Negara tersebut juga tak selalu berjalan baik, ada masa dimana kedua negara ini juga mengalami keributan dan percecokan ataupun masa-masa pasang surut. Bahkan kadangkala ada waktu dimana Jepang juga menjadi Negara yang menyengsarakan rakyat Indonesia dengan berperan sebagai Negara yang antagonis. Meskipun demikian Indonesia banyak mengucapkan banyak terima kasih kepada Jepang atas apa yang sudah dilakukan pada bangsa Indonesia meskipun kadangkala justru Jepang menjadi musuh dalam selimut rakyat Indonesia.

Awal Pemerintahan Saudara Tua di Indonesia

Pada tanggal 8 Desember 1941, awal terjadinya pengeboman yang dilakukan oleh angkatan udara Jepang untuk menyerang Pearl Harbour, menghancurkan amerika secara terus-menerus. Negara Jepang seakan terus menguasai Negara Amerika dan pasukan juga tidak dapat mengendalikan serangan. Jepang juga menyerang Indonesai dengan tujuan ingin mendapatkan logistik dan juga bahan industri untuk perang, seperti persediaan minyak yang ada di Indonesai yang dipastikan akan apat mencukupi jepang pada saat perang pasifik.

Pada tahun 1942, Jepang mendarat di Ambon dan seluruh bandara yang ada di Ambon. Meskipun pasukan Kolonelklik Nederlandsh Indish Leger dan pasukan Australia mencoba menghalangi agar Jepang tidak membuat kerusuhan tetapi kekuatan Jepang tidak dapat dikalahkan dan dihalangi. Akhirnya pada 12 Januari 1942 daerah tarakan yang ada di kalimantan timur kemudian dikuasai oleh Jepang dan juga daerah Balikpapan. Setelah itu Jepang juga berhasil menguasai Pontianak dan juga menyerang Sumatera. Pada Februari 1942 Jepang juga menyerang daerah kepualan Jawa. Kemudian pada 1 maret 1942 Jepang berhasil menguasai wilayah Indonesia yaitu dari Burma sampai Pulau Wake. Setelah Jepang berhasil menguasai daerah-daerah di luar kepulauan Jawa, Jepang juga berusaha menguasai kepulauan Jawa.

Selamat Datang “Saudara Tua”

Namun, kedatangan Jepang di indonesia dianggap sangat membantu Indonesia dari penjajahan rakyat Belanda, sehingga kedatangannya begitu disambut meriah oleh rakyat Indonesia. Dimana-mana akan terdengar “Banzai-banzai” Selamat datang, selamat datang”. Dan tentara Jepang juga terus melakukan propaganda untyk mendapat dukungan dari rakyat-rakyat Indonesia. Jepang mulai mencari simpatik rakyat Indonesia agar rakyat tidak merasa takut, sehingga Jepang akan dnegan mudah menguasai Indonesia dengan cara menjual barang-barang yang dibuat oleh Jepang dnegan harga yang murah, dan bisa dibeli dan dinikmati oleh semua kalangan tanpa mengkhawatirkan harga yang dijualnya.

Rakyat Indonesia semakin begitu simpatik terhadap Jepang lantaran sikap Jepang yang ditunjukkan adalah bahwa mereka juga membenci Belanda, dan juga ramalan tentang jayabaya. Tentara Jepang berjanji akan membebaskan rakyat Indonesia dari penjajahan yang dilakukan oleh Belanda maupun bangsa-bangsa barat. Selain itu Jepang juga berjanji akan memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia. Jepang juga menegaskan kembali kepada rakyat Indonesia bahwa Jepang tak lain adalah “Saudara Tua” Indonesia, sehingga Indonesai dan jepang adalah sama. Selain untyki mempropagandakan Pan-Asia, Jepang juga membentuk perkumpulan yang diberi nama “Gerakan Tiga A”.

Awal mulanya kedatangan “Saudara Tua” disambut dengan penuh harapan dan suka cita. Dan bahkan rakyat Indonesaia juga menganggap Jepang begitu berjasanya. Pada akhirnya justru mengecewakan seluruh rakyat Indonesia. Walaupun demikian Rakyat Jepang telah membuka sejarah baru bagi Indonesia, yaitu “Perang Pasifik” dan juga jatuhnya kolonial Belanda.

 

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: