Objek Kajian Sosiologi

OBJEK KAJIAN SOSIOLOGI – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas OBJEK KAJIAN SOSIOLOGI. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Objek kajian sosiologi sebagaimana kedudukannya sebagai ilmu sosial adalah masyarakat dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia tersebut dalam masyarakat. Dengan demikian, sosiologi pada dasarnya mempelajari masyarakat dan perilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok yang dibangunnya. Dengan kata lain yang menjadi kajian sosiologi adalah sebagai berikut.

  1. Hubungan timbal balik antara manusia dengan manusia lainnya.
  2. Hubungan antara individu dengan kelompok.
  3. Hubungan antara kelompok satu dengan kelompok lain.
  4. Sifat-sifat dari kelompok-kelompok sosial yang bermacam- macam coraknya.

Tahukah Kamu ?

Apakah yang dimaksud masyarakat? Masyarakat tidak hanya sekedar sekumpulan orang atau khalayak ramai yang berada dalam suatu tempat. Sekumpulan orang dapat disebut sebagai masyarakat apabila berikut ini.
– Ada sejumlah orang yang hidup bersama dan saling berinteraksi secara berkesi- nambungan, mempunyai perasaan identitas ber- sama, tujuan bersama, dan adanya aturan yang diguna- kan untuk mengatur ang- gotanya.
– Merupakan suatu kesatuan.
– Berada dalam suatu wilayah atau kawasan tertentu.
– Merupakan sistem hidup bersama yang berkebuda- yaan.
Dengan demikian masyarakat adalah sekumpulan orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.

Meyer F. Nimkoff menyebutkan bahwa lapangan studi sosiologi ada tujuh objek besar, yaitu sebagai berikut.

  1. Faktor-faktor dalam kehidupan manusia
  2. Kebudayaan
  3. Human nature (sifat hakiki manusia)
  4. Perilaku kolektif.
  5. Persekutuan hidup.
  6. Lembaga-lembaga sosial (lembaga perkawinan, pemerintah, keagamaan, dan lainnya).
  7. Social change (perubahan sosial).

Ruang lingkup sosiologi mencakup pengetahuan dasar pengkajian kemasyarakatan yang meliputi:

  1. Kedudukan dan peran sosial individu dalam keluarga, kelompok sosial, dan masyarakat.
  2. Nilai-nilai dan norma-norma sosial yang mendasari atau memengaruhi sikap dan perilaku anggota masyarakat dalam melakukan hubungan sosial.
  3. Masyarakat dan kebudayaan daerah sebagai submasyarakat serta kebudayaan nasional Indonesia.
  4. Perubahan sosial budaya yang terus-menerus berlangsung yang disebabkan oleh faktor-faktor internal maupun eksternal.
  5. Masalah-masalah sosial budaya yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.