5/5 (1) Mengenal Tentang Akhlak Tercela(Hasad)

Mengenal Tentang Akhlak Tercela(Hasad) – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Mengenal Tentang Akhlak Tercela(Hasad). Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Pengertian Hasad

Hasad berarti dengki maksudnya suatu sikap atau perbuatan yang mencerminkan rasa marah, tidak suka karena rasa iri. Orang yang hasut menginginkan kenikmatan yang diperoleh orang lain dan berharap supaya berpindah kepadanya. Ia juga tidak suka jika ada orang lain yang menyamainya baik dalam hal prestasi maupun materi.

Dalam al-Qur’an kisah seputar penciptaan manusia pertama, Nabi Adam, sampai diturunkannya Adam ke bumi, direkam ulang berkali-kali. Kadang bahkan diceritakan secara detail tentang bagaimana penolakan Iblis ketika diperintah sujud kepada Adam, bagaimana akhirnya Adam terbujuk sehingga ikut juga terusir dari surga. Demikian juga kisah tentang Qabil yang membunuh Habil, adik kandungnya sendiri.

Melalui peristiwa ini Allah hendak menunjukkan kepada kaum muslimin tentang tiga sifat perusak. Siapa saja, baik golongan jin maupun manusia, jika terhinggapi penyakit ini, pasti sengsara.  Hidupnya terlunta-lunta, jauh dari kebahagiaan yang menjadi daman setiap manusia.

Pertama adalah sifat sombong. Sifat inilah yang menempel pada diri Iblis. Ketika  ia  diperintahkan  oleh  Allah  untuk  menundukkan diri kepada Adam, ia menolak mentah-mentah. Sifat angkuhnya keluar menjadi pernyataan yang sangat vokal. Ia berkata:

”Aku lebih baik dari dia (Adam). Aku diciptakan dari api, sedangkan dia diciptakan dari tanah.’” (Q.S. Al-A’rǎf [7] : 12)

Orang sombong, sebagaimana yang dinyatakan dalam hadis, bukanlah mereka yang selalu berpakaian bagus dan berpenampilan trendi. Yang dimaksud orang sombong dalah mereka yang menolak kebenaran dan memandang rendah orang lain.

Sifat perusak kedua adalah serakah. Sifat inilah yang menyeret Adam bersama istrinya dari tahta surga. Ketika keduanya di  surga, Allah memerintahkan untuk menikmati segala fasilitas yang tersedia. Makan dan minum sesukanya, kecuali satu saja larangannya, yaitu memakan buah khuldi. Di antara jutaan makanan dan minuman yang tersedia, hanya satu saja yang terlarang. Bukankah ini merupakan kemurahan Allah Swt.?

Kita ungkapkan kisah ini bukan untuk menghujat  Nabi  Adam,  yang notabene adalah cikal bakal manusia, termasuk kita semua. Nabi Adam sejak semula memang sudah diplot menjadi khalifah di muka bumi. Akan tetapi proses turunnya ke bumi dibikin skenario yang indah, yang dengan itu anak keturunannya bisa mengambil pelajaran yang sangat berharga.

Orang yang serakah. Ia tak pernah puas dengan kekayaannya. Ia terus menambah dan menambah sampai jumlah yang tak terbatas. Dalam perhitungannya, harta yang dimilikinya selalu belum genap. Dalam pikirannya selalu menari-nari berbagai keinginan untuk menggenapinya.

Sifat perusak ketiga adalah hasut, iri dan dengki. Inilah dosa pertama yang dilakukan anak keturunan Adam, yang akibatnya sangat mengerikan, yaitu pembunuhan. Qabil tega membunuh adik kandungnya sendiri hanya karena iri, sebab istri Habil lebih cantik dari istrinya sendiri.

Orang yang memiliki sifat hasut selalu memandang apa yang dimiliki orang lain lebih menarik dari yang dimilikinya. Ketika tetangganya memiliki kendaraan baru, maka tergelegak hatinya. Pertama- tama ia mengembangkan sifat su’udhan. Dengan penuh curiga, ia menyangka bahwa kendaraan itu hasil dari usaha tidak halal. Selanjutnya ia merasa tidak suka jika orang lain mendapat karunia tersebut, bahkan ada usaha agar nikmat karunia itu lenyap lagi. Ketika nikmat itu masih ada pada orang lain, ia merasa tak puas. Perasaannya dongkol, benci, dan marah

Setiap negara mengandung tiga golongan masyarakat, yaitu penguasa, pengusaha, dan rakyat biasa. Jika penguasanya sombong, pengusahanya serakah, dan rakyatnya iri hati, maka negara itu pasti hancur. Inilah yang barangkali terjadi sekarang.

Bahaya Hasad

Larangan melakukan hasad disebabkan karena mengandung beberapa efek negatif, di antaranya:

  • Hasad adalah salah satu sifat Iblis karena Iblis tidak mau melaksanakan perintah Allah untuk sujud kepada Adam A.s. Sifat dengki tidak bermanfaat bagi orang yang dengki karena dengki akan merusak amal kebaikan, sama halnya pendengki selalu gelisah dan tidak senang karena hatinya tidak rela jika melihat orang lain mendapat Setiap kali ada orang mendapat kenikmatan ia gelisah dan menderita batin;“ Jauhilah olehmu sifat dengki, sesungguhnya dengki itu akan memakan kebajikan sebagaimana api memakan kayu bakar “ (HR. Abu Dǎud)
  • Di samping itu hasad juga merusak tatanan masyarakat. Hasad merusak pergaulan menjadi tidak harmonis dan tidak tulus. Hasad akan memunculkan rasa curiga mencurigai. Hasad juga kerap kali menimbulkan fitnah di tengah-tengah masyarakat;
  • Orangyangmemilikisifathasadpastitidakpernahmerasa bahagia,sebab hatinya selalu gelisah jika ada orang lain memperoleh kebahagiaan. Hatinya meronta jika orang lain mendapatkan Maunya semua kebahagian dan karunia Allah hanya diberikan kepadanya
  • Mengarah kepada perbuatan maksiat. Dengan berlaku hasad secara otomatis seseorang pasti melakukan pula hal-hal seperti ghibah, mengumpat, dan berdusta;
  • Sikap hasad juga bisa mengarah kepada fisik, misalnya ingin mencelakakan orang bahkan bisa berujung pada kejahatan pembunuhan;
  • Menjerumuskan pelakunya masuk ke neraka;
  • Menyakiti hati orang lain;
  • Menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak bermanfaat;
  • Mematikan hati, menyebabkan pelakunya tidak memahami hukum dan ketentuan Allah;
  • Membuat dirinya hina di hadapan Allah dan di hadapan

Cara Mengobati Penyakit Hasad

  1. Menanamkan kesadaran bahwa sifat dengki akan membuat seseorang menderita batin;
  2. Menumbuhkan kesadaran bahwa akibat dari dengki itu adalah permusuhan dan permusuhan akan membawa petaka;
  3. Kita saling mengingatkan dan saling menasehati;
  4. Bersikap realistis melihat kenyataan ;
  5. Mempunyai pendirian dan tidak mudah terprovokasi;
  6. Senantiasa ingat pada Allah dan meminta perlindungan kepada-Nya agar terhindar dari bisikan

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: