5/5 (1) Mengenal Manfaat Trigonometri

Mengenal Manfaat Trigonometri – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Mengenal Manfaat Trigonometri. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Trigonometri merupakan salah satu cabang ilmu matematika. Menurut Bahasa Yunani, trigonometri berasal dari dua kata. Yang pertama adalah trigonon yang bermakna tiga buah sudut dan kata lainnya metro yang memiliki arti mengukur. Cabang matematika ini terkenal karena membahas tentang sudut-sudut yang berhadapan dengan segitiga beserta fungsi-fungsi trigonometrik.

Sebuah Sejarah Singkat Trigonometri

Trigonometri memiliki sejarah yang panjang. Ilmu yang manfaatnya sangat terasa sampai sekarang ini sebenarnya dikembangkan oleh beberapa matematikawan. Awal kemunculannya sebenarnya bisa ditarik mundur semenjak masa Mesir Kuno dan Babilonia yang eksis di Lembah Indus. Itu terjadi semenjak 3000 tahun yang lalu. Sudah sangat lama sekali bukan?

Lalu beberapa matematikawan mengembangkannya. Sebut saja yang pertama adalah Lagadha yang berasal dari negeri Taj Mahal. Ia sebenarnya menggunakan geometri dan trigonometri untuk kepentingan ilmu astronomi yang digelutinya. Pada masa itu, sumber-sumber peninggalan ilmu beliau seperti karya-karyanya lenyap akibat pihak-pihak yang menjajah India.

Matematikawan lainnya yang mengembangkan trigonometri adalah matematikawan Yunani bernama Hipparchus. Pada tahun yang disinyalir 150 SM, ia membuat sebuah tabel yang berisi solusi-solusi memecahkan segitiga. Matematikawan lainnya pun mengembangkan teori ini lebih lanjut, ia adalah Ptolemy yang berasal dari Yunani juga. Selanjutnya, di tahun 1595 seorang matematikawan mempopulerkan trigonometri ini lewat tulisan. Ia bernama Silesia Bartholemaeus Pitikus yang mencoba mempopulerkan trigonometri lewat Bahasa Prancis dan Inggris.

Kegunaan

Trigometri telah sangat bermanfaat pada kehidupan manusia. Bidang yang paling tersentuh dengan kebermanfaatannya terutama ilmu astronomi dan ilmu teknik sipil. Dalam kehidupan sehari-hari, tentu saja trigonometri ini pun digunakan dalam banyak hal. Namun, seperti yang telah dikatakan tadi, kegunaannya begitu besar dalam bidang astronomi dan teknik sipil.

Dalam bidang astronomi misalnya. Trigonometri sangat efektif digunakan sebagai untuk mengatahui ukuran benda-benda langit yang mahabesar alias jumbo. Bisa dibayangkan bukan jika manusia biasa dengan alat-alat ukur super canggih pun akan kesulitan mengukur benda-benda langit? Maka dengan skala-skala dan pemanfaatan sudut-sudut, trigonometri ini sangat diberdayakan sekali dalam bidang astronomi.

Sedangkan, dalam teknik sipil sendiri trigonometri ini kebermanfaatannya mungkin telah kita ketahui. Pasalnya, trigonometri ini sangat kita ketahui jika menyakut pembangunan suatu gedung misalnya. Seorang ahli ukur tanah akan memaksimalkan kemampuan trigonometrinya untuk mengukur keadaan tanah di suatu tempat. Selanjutnya ia berikan data hasil perhitungan trigonometrinya pada insinyur untuk menanggulangi kondisi tanah gedung atau digunakan sebagai pengukur luas wilayah.

Mungkin kita jarang tahu bahwa kegunaan trigonometri pun sebagai alat navigasi geografi. Columbus menggunakan salinan hasil karya Ptolemy sebagai alat navigasi yang membantu penjelajahannya ke seluruh dunia. Karena pada dasarnya astronomi merupakan buah aplikasi dari ilmu trigonometri sendiri, Columbus berhasil memanfaatkan hal tersebut dengan baik.

Selain itu masih banyak manfaat trigonometri dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dalam bidang kesehatan, trigonometri digunakan para ahli untuk membuat perkiraan bentuk dalam tubuh manusia sehingga bisa terdeteksi letak penyakit. Dokter-dokter menggunakannya terutama dalam penanganan penyakit dalam yang tentu saja sukar untuk memeriksanya secara langsung tanpa bantuan alat medis canggih. Tentu teknologi tersebut mengaplikasikan trigonometri dalam menciptakan model/bentuk visual dari komputer yang membuat segalanya lebih mudah.

Pada intinya, trigonometri adalah ilmu yang tidak sia-sia jika dipelajari. Jika ditekuni, ia akan menghasilkan sesuatu yang ‘wah’. Jadi, apa kamu siap memperdalam trigonometri?

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: