5/5 (1) Mengenal Kerajaan Mataram Kuno

Mengenal Kerajaan Mataram Kuno – Kerajaan yang berdiri pada abad ke -8 M ini di pimpin oleh 2 dinasti yang berbeda, yakni Dinasti Sanjaya yang ada di Jawa Tengah bagian utara dan Dinasti Syailendra yang ada di Jawa Tengah bagian selatan. Begitu pun dengan agama yang dianut oleh kedua dinasti ini, sangat kontras yangmana Dinas Sanjaya menganut agama Hindu, sedangkan Dinasti Syailendra beragama Budha. Oleh karenanya, tak ayal lagi bilamana struktur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian utara dan selatan memiliki perbedaan yang sangat kentara.

Sekilas Riwayat Mataram Kuno

Dikutip dari isi prasasti Canggal, konon Mataram kuno di pimpin oleh Raja Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya, Sanjaya yang merupakan anak Sanaha (adik perempuan Raja Sanna). Pada masa pemerintahan Sanjaya ini lah kehidupan rakyat nya aman, makmur dan tentram karena selama ia memimpin Mataram, ia dikenal sebagai raja yang bijaksana. Kemudian kepemimpinanya dilanjutkan oleh Panangkaran yang mendapat gelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Dari gelar tersebut menandakan bahwa Panangkaran berasala dari Dinasti Sanjaya dan juga Syailendra. Ini lah awal perpecahan kerajaan Mataram.

Namun, seiring berjalannya waktu, kedua dinasti kembali dipersatukan dengan pernikahan antara Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya dengan Pramodhawardhani dari Dinasti Syailendra. Dan ini lah masa berkembang nya kerajaan Mataram hingga Jawa Timur. Dengan adanya pernikahan dua dinasti dengan agama yang berbeda, Masing-masing mendirikan candi yang bercorak dengan agamanya, Rakai Pikatan mendirikan Candi Prambanan dengan corak Hindu (Siwa). Sedangkan Pramodarwadhani lebih fokus ke Candi Borobudur yang di dirikan ayahnya, Samaratungga pada tahun 842 M.

Pada masa kepemimpinan Mpu Sendok tahun 929 M, kerajaan ini dipindahkan ke Jawa Timur dengan alasan bahwa di Jawa Tengah sudah tak layak lagi untuk dipertahankan akibat letusan gunung merapi yang menghancurkan pusat kerajaan Mataram.

Candi Bercorak Hindu Budha Peninggalan Kerajaan Mataram

1. Candi Borobudur

Candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini merupakan candi yang bernuansa Budha dan merupakan terbesar di dunia. Dinamai Borobudur oleh Sir Thomas Raffles, karena letaknya berada di Desa Bore dan Budur yang kemudian disatukan kedua nama tersebut menjadi Budhara yang berarti gunung.

2. Candi Mendut

Candi ini letaknya juga di Magelang, Jawa Tengah berlokasi di sekitar Candi Borobudur. Candi ini juga memiliki corak Budha terlihat dari relief di dindingnya ada relief Brahmana, Hewan Angsa dan kura-kura, Dharmabuddhi dan Dustabuddhi serta dua burung betet.  Konon, candi ini dibangun pada Masa Dinasti Syeilandra dibawah kepemimpinan Raja Indra, yakni sekitar tahun 800 M.

3. Candi Bima

Candi bernuansa Hindu, India. Candi yang bertempat di Dataran Tinggi Dieng, Banjar negara, Jawa Tengah ini dibangun pada abad 7 hingga 13 M. Candi ini memiliki ciri khas dimana atap nya berbentuk seperti mangkuk yang ditengkurapkan dan dilapisi arca kudu di atas nya.

4. Candi Sewu

Candi yang dibangun pada abad 8 M ini merupakan candi bernuansa Budha terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Candi Borobudur yangterletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Meskipun candi ini bernama sewu, namun jumlah keseluruhan candinya tidak sampai dengan seribu, melainkan sekitar 249. Dinamai sewu karena candi ini ada kaitannya dengan cerita Roro Jonggrang.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: