5/5 (1) Mengenal Kerajaan Kalingga

Mengenal Kerajaan Kalingga – Kalingga atau disebut juga dengan Ho-ling ini merupakan kerajaan Hindu Budha yang ada di Jawa Tengah, berada di sekitar antara Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Jepara. Berdirinya Kerajaan Kalingga ini diperkirakan pada abad ke -6 hingga abad ke -7. Konon, nama Kalingga merupakan nama Kerajaan yang ada di India Selatan, Kalinga yang didirikan oleh sekelompok orang India Orissa yang kemudian melarikan diri karena daerah nya dimusnahkan oleh Maharaga Asoka.

Kerajaan ini menganut agama Hindu Budha, namun mayoritas penduduknya beragama Budha. Karena, memang kala itu agama Budha lah yang berkembang paling pesat. Meskipun begitu, penduduknya terjalin dengan harmonis tanpa adanya perpecahan diantaranya. Sehingga, wilayah tersebut mendapat julukan Di Hyang, yakni tempat bersatunya dua kepercayaan, hindu dan buddha. Sedangkan bahasa yang digunakan adalah bahasa melayu kuno sansekerta.

Keadaan Sosial, Ekonomi, Politik Kerajaan Kalingga

1. Keadaan sosial

Berkat kepemimpinan Ratu Shima yang tegas dalam menegakkan hukum tanpa memandang bulu, maka rakyat nya merasakan ketentraman, kedamaian, ketertiban, keadilan serta kenyamanan dan kesejahteraan dalam hidup nya. Karena selama periode pemerintahannya (sekitar tahun 674-732 m), hidup rakyat Kalingga dapat teratur dengan baik.

2. Keadaan Ekonomi

Karena letak kerajaan Kalingga sangat strategis digunakan untuk akses perdagangan baik dari luar maupun dalam negeri, dimana dekat dengan pesisir pantai utara jawa tengah, oleh karenanya mayoritas penduduk nya adalah pedagang. Banyak yang bisa diperjual belikan oleh para penduduknya, seperti kulit penyu, emas, perak, cula badak dan gading gajah. Selain itu penduduk Kalingga juga dikenal mahir membuat minuman dari bunga kelapa dan bunga aren.

Tidak hanya berdagang, pertanian juga merupakan sektor utama dari mata pencahariaan penduduk Kalingga ini.

3. Keadaan Politik

Kerajaan ini memiliki masa ke emasan yang dipimpin oleh Ratu Shima. Di katakan masa ke emasan, karena pada masa pemerintahannya, hukum benar-benar ditegakkan dengan tegas dan adil yang berlaku bagi siapa saja tanpa pandang bulu. Oleh karenanya, pada masa ini banyak dari kerajaan lainnya yang hormat, segan, santun dan kagum terhadap pemerintahannya. Sehingga, hidup rakyat nya benar-benar terjamin ketertiban dan ketentramannya.

Ada juga masa keruntuhan yang dipimpin oleh Ratu Sanjaya. Karena pada masa ini, banyak penduduknya yang semula mayoritas beragama Budha menjadi agama Hindu. Sebab lainnya, yakni kerajaan kalingga mendapat serangan dari kerajaan Sriwijaya. Seperti diketahui, bahwa alasan utama Kerajaan Sriwijaya menyerang kerajaan Kalingga, Malayu dan Tarumanegara adalah kerajaan ini merupakan jaringan perdagangan Hindu yang merupakan saingan dari perdagangan Sriwijaya-Budha.

Beberapa Peninggalan Kerajaaan Kalingga

1. Prasasti Tukmas

Prasasti yang ditulis dengan bahasa sansekerta menggunakan huruf  Pallawa ini ditemukan di Dusun Dakawu, Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Magelang di Jawa Tengah. Konon, isi prasastinya menceritakan tentang keluarnya mata air yang jernih nan bersih dari celah bebatuan layaknya sungai Gangga, India. Di dalam prasasti juga menggambarkan adanya keterkaitan antara manusia dengan dewa-dewa Hindu yang disimbolkan dengan gambar trisula, kendi, kapak, kelasangka, cakra dan bunga teratai.

2. Candi Bubrah

Bubrah berasal dari bahasa Jawa yang artinya rusak. Dinamai Bubrah, karena candi ini sudah dalam keadaan rusak ketika ditemukan  untuk pertama kalinya. Pasalnya, candi ini di buat di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Candi yang bernuansa Budha ini berukuran 12m X 12 m dan dibuat dari batu andesit yang mana letaknya berada di Kawasan Taman Wisata Candi Prambanan.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: