5/5 (1) Konsep Bahasa dan Fungsi Bahasa

Konsep Bahasa dan Fungsi Bahasa – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Konsep Bahasa dan Fungsi Bahasa. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Dalam analisis antropologi, manusia adalah mahkluk sosial yang harus berinteraksi dengan sesamanya dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya sehingga manusia tidak mungkin dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Di dalam kehidupan sehari-hari, manusia mengenal kebudayaan serta menciptakan berbagai wujud ide, aktivitas, serta artefak untuk memenuhi keperluan hidupnya. Bahasa, agama serta seni adalah beberapa unsur yang sangat memengaruhi kehidupan manusia serta berkaitan satu sama lain. Agama berperan sebagai pedoman hidup manusia melalui berbagai aturan serta norma yang tersirat dalam sistem kepercayaan setiap umat beragama. Sebagai alat komunikasi serta pemersatu bangsa bahasa Indonesia sudah menjadikan bangsa Indonesia yang majemuk serta plural menjadi bersatu yang telah dicanangkan melalui Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Seni telah menjadi bagian dari aktivitas keseharian manusia yang tidak lepas dari kebudayaan. Unsur kebudayaan yang terdiri atas bahasa, seni, serta agama yang ada pada kehidupan manusia mempunyai konsep serta fungsi yang berbeda- beda. Kebudayaan manusia meliputi unsur bahasa, agama, religi, serta kepercayaan, dan seni. Bahasan mengenai ketiga unsur budaya tersebut dibicarakan pada artikel sebelumnya hingga tidak perlu mengulangnya kembali. Namun, penting untuk mengetahui apa konsep serta fungsi dari beberapa unsur budaya itu.

Unsur kebudayaan yang terdiri atas bahasa, seni, dan agama yang ada dalam kehidupan manusia memiliki konsep dan fungsi yang berbeda- beda. Kebudayaan manusia mencakup unsur bahasa, agama, religi, dan kepercayaan, serta seni. Bahasan mengenai ketiga unsur budaya tersebut dibicarakan pada bab sebelumnya sehingga tidak perlu mengulangnya kembali. Namun, penting untuk mengetahui apa konsep dan fungsi dari beberapa unsur budaya tersebut.

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Prinsip Holistik

Konsep dan Fungsi Bahasa

Salah satu keperluan dasar manusia merupakan keinginan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan sistem perlambang bahasa. Perkembangan bahasa lisan serta tulisan berbeda-beda antara satu kebudayaan dengan kebudayaan yang lain. Bahasa adalah salah satu unsur kultural universal yang dikembangkan oleh manusia untuk memenuhi keperluan dasar manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Konsep Bahasa

Berdasarkan pengertiannya, bahasa merupakan sistem perlambang yang digunakan dengan timbal balik yang dibuat atas unsur-unsur bunyi ucapan manusia.
Fungsi utama bahasa adalah untuk memenuhi kebutuhan komunikasi antarsesama manusia. Menurut beberapa pakar bahasa, meskipun binatang mempunyai kemampuan menggunakan simbol atau tanda untuk berkomunikasi, tapi sistem komunikasi tersebut bukan merupakan bahasa. Dibandingkan dengan binatang, manusia dapat mempertukarkan ucapan melalui bahasa untuk berhubungan dengan sesamanya. Bahasa merupakan kemampuan manusia yang paling dasar serta manusiawi dan merupakan ciri utama manusia yang termasuk juga spesies Homo Sapiens.
Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling dasar yang dimiliki manusia melalui kemampuan alamiahnya untuk berinteraksi dengan orang lain karena sejak anak-anak kemampuan pertama yang diajarkan oleh orang tua kepada anaknya merupakan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain, seperti ayah, ibu, kakak atau adik. Pada awalnya bahasa yang diajarkan orang tua pada anak-anak belum berbentuk kosa kata yang kompleks, namun gerak tubuh serta mimik wajah yang mudah dipahami oleh bayi. Lambat laun, individu mulai belajar bagaimana mengucapkan suatu kata serta merangkai kata-kata itu menjadi sebuah kalimat yang disampaikan dengan lengkap.
Dalam buku Ensiklopedi Ilmu Sosial dijelaskan jika ada tiga unsur yang menunjukkan bahwa bahasa sangat terkait dengan perkembangan budaya, yaitu bahasa sebagai unsur budaya, bahasa sebagai penanda stratifikasi sosial, serta bahasa jadi simbol budaya suku bangsa.

Bahasa Sebagai Unsur Bahasa

Hampir semua bagian dalam kehidupan manusia dilingkupi oleh bahasa sehingga bahasa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan budaya manusia. Semua aktivitas yang dikerjakan oleh manusia di kehidupannya, memuat unsur bahasa di dalamnya. Seorang peneliti yang akan memahami kebudayaan suatu masyarakat harus menguasai perkembangan bahasa suatu masyarakat karena melalui bahasa seseorang dapat berpartisipasi serta memahami sebuah budaya. Contohnya, seorang peneliti harus mengerti atau memahami bahasa Jawa untuk melakukan penelitian mengenai masyarakat Jawa.

Bahasa Sebagai Penanda Stratifikasi Sosial

Bahasa memiliki peranan untuk membantu memahami pola berpikir manusia karena segala kehidupan dan simbol- simbol kebudayaan manusia dapat diteliti serta diungkap melalui penelitian bahasa suatu masyarakat. Contohnya, mempelajari bahasa Jawa untuk meneliti pola kekerabatan serta stratifikasi sosial pada masyarakat Jawa. Di penggunaan bahasa Jawa, masyarakat Jawa membedakan bahasa antara orang tua dengan generasi muda, antarsaudara, serta antara orang yang berbeda status sosialnya. Oleh karena itu, seorang anak mustahil berbicara dalam bahasa Jawa ngoko (bahasa Jawa kasar) terhadap ibunya, tetapi menggunakan bahasa krama (bahasa Jawa halus) atau sebaliknya. Perbedaan bahasa berdasarkan lapisan sosial dalam masyarakat Jawa tersebut disebut tingkat sosial bahasa.

Bahasa Sebagai Simbol Budaya Suku Bangsa

Bahasa merupakan sistem simbol manusia yang paling lengkap sehingga bahasa dapat dijadikan simbol dari satu kebudayaan suatu suku bangsa (etnokultur) berdasarkan adanya dialek atau logat bahasa yang beraneka ragam variasinya. Setiap dialek dalam suatu masyarakat adalah ciri khas yang membedakan suatu kebudayaan dengan kebudayaan lainnya. Perbedaan dialek itu dikarenakan terdapatnya ketidaksamaan daerah geografis serta pelapisan lingkungan sosial antarmasyarakat. Adanya perbedaan bahasa serta dialek antarmasyarakat tersebut memerlukan unsur pemersatu berupa bahasa nasional. Dalam konteks yang lebih luas, bahasa Indonesia yang termasuk dalam rumpun bahasa Melayu berperan sebagai pemersatu atau pengikat rasa identitas bangsa Indonesia.
Dengan begitu, bahasa memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan serta kebudayaan manusia. Dalam kajian antropologi, bahasa dibedakan menjadi salah satu cabang dari pengetahuan antropologi fisik serta terapan. Dalam perkembangannya bahasa lebih difokuskan kajiannya oleh pakar antropologi linguistik yang berusaha menemukan persamaan serta perbedaan dan asal-usul suatu bahasa dilihat dalam lingkup daerah yang lebih luas. Kajian mengenai bahasa di cabang antropologi linguistik digunakan untuk menelusuri arah perkembangan bahasa serta hubungan antarbahasa sehingga suatu suku bangsa memiliki corak serta ragam bahasa yang hampir serupa. Antropologi linguistik merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari aneka bahasa yang diucapkan manusia. Objek kajiannya merupakan daftar kosakata serta pelukisan ciri-ciri serta tata bahasa dari bahasa lokal suatu masyarakat.

Fungsi Bahasa

Di antara ciptaan Tuhan lainnya, manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Hal tersebut disebabkan karena manusia memiliki akal budi yang digunakan dalam kehidupan manusia. Salah satu contoh pemakaian akal budi manusia merupakan diciptakannya bahasa oleh manusia.
Bahasa pada hakikatnya berfungsi sebagai alat komunikasi antarindividu dalam masyarakat. Sistem kebudayaan memerlukan sarana komunikasi yang tidak hanya dapat memberi nama pada berbagai unsur dalam kehidupan manusia. Bahasa mempunyai fungsi untuk mengungkapkan kepercayaan serta pengertian dalam bentuk lambang yang dapat dipahami serta ditafsirkan orang lain. Menurut Ernst Cassirer, bahasa merupakan suatu sistem simbol yang membedakan manusia dengan binatang. Menurut Cassirer, manusia dilengkapi dengan akal, sedangkan binatang memiliki sistem efektor serta reseptor tertentu yang berfungsi sebagai alat menerima rangsang serta bereaksi dengan hewan lainnya. Sebaliknya, manusia memiliki satu sistem komunikasi yang memungkinkannya berhubungan dengan sesamanya, yaitu sistem simbol yang disebut dengan bahasa. Oleh karena itu, manusia yang
merupakan satu-satunya mahkluk hidup yang bisa mengucapkan kata serta berinteraksi dengan sesamanya melalui bahasa sebab manusia dilengkapi dengan akal serta kebudayaan untuk menciptakan bahasa sebagai sistem komunikasi.

Baca Juga : Konsep Serta Fungsi Agama,Religi dan Kepercayaan

Selain sebagai alat komunikasi, bahasa berperan untuk menentukan status serta posisi sosial seseorang di dalam masyarakat. Ini berkaitan dengan norma, nilai, serta sistem organisasi sosial suatu masyarakat tertentu yang tidak dapat disamakan dengan masyarakat yang lain. Setiap kelompok masyarakat di Indonesia masih menjunjung aturan yang menetapkan bahasa sebagai penanda status sosial seseorang. Selain itu, bahasa mencerminkan pola berpikir seseorang dalam kelompok sosialnya. Contohnya, seseorang yang mempunyai pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga tidak mungkin akan berbicara secara tidak sopan terhadap majikannya atau seorang anak tidak mungkin berbicara tidak sopan kepada orang tuanya. Fungsi sistem bahasa lainnya adalah fungsi pemersatu bangsa. Selain bahasa daerah di Indonesia terdapat bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928.

 

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: