5/5 (1) Kisah Nabi Yusuf : Saudara-Saudara Nabi Yusuf Melakukan Pertemuan Rahasia

Kisah Nabi Yusuf : Saudara-Saudara Nabi Yusuf Melakukan Pertemuan Rahasia – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahasKisah Nabi Yusuf : Saudara-Saudara Nabi Yusuf Melakukan Pertemuan Rahasia. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Yusuf ialah putera ke tujuh daripada dua belas dari Nabi Ya’qub a.s. Dia dengan adiknya yang bernama Benyamin ialah beribukan Rahil, saudara sepupu Nabi Ya’qub. Beliau dikarunia Allah rupa yang bagus, paras tampan serta tubuh yang tegap yang menjadikan idaman setiap wanita. Beliau adalah anak yang dimanjakan oleh ayahnya, lebih disayang serta lebih di cintai dibandingkan dengan saudara- saudaranya lainnya, terutama setelah ditinggal wafat ibu kandungnya Rahil sewaktu dia masih berumur dua belas tahun.

Sikap serta perlakuan yang diskriminatif dari Nabi Ya’qub a.s. itu telah mengundang rasa iri-hati serta dengki di antara saudara-saudara Yusuf a.s. yang merasakan bahwa mereka dianaktirikan oleh ayahnya. Rasa kesal mereka pada ayahnya serta iri-hati pada Yusuf membangkitkan rasa setia kawan antara saudara-saudara Yusuf, persatuan serta rasa persaudaraan yang akrab antara mereka.

Mereka mengadakan pertemuan rahasia, mereka membicarakan nasib yang mereka alami serta mengatur taktik dan tindakan yang perlu mereka lakukan untuk menyadarkan ayahnya, serta menuntut perlakuan yang adil. Salah seorang diantara mereka mengatakan:” Tidakkah kamu merasakan jika perlakuan ayah pada kita sebagai anak-anaknya tidak adil serta berat sebelah? Dia memanjakan Yusuf serta mencintai dan menyayangi lebih daripada pada kita, seolah-olah Yusuf serta Benyamin sajalah anak- anak kandungnya dan kita anak-anak tirinya, meskipun sebenarnya kita adalah lebih tua dibanding mereka berdua dan kitalah yang selalu mendampingi ayah, mengurus segala keperluan.

Sebagaimana kalian ketahui bahwa penyebab utama kondisi yang menjengkelkan hati ini ialah adanya Yusuf di tengah-tengah kita. Dia adalah penghalang bagi kita untuk mendapat kasih sayang ayah kita dan dia merupakan dinding tebal yang memisahkan kita dari ayah kita yang sangat kita cintai. Maka jalan satu-satunya untuk mengakhiri kondisi kita ini ialah dengan melenyapkan Yusuf dari tengah-tengah kita dan menyingkirkan jauh-jauh dari pergaulan ayah dan keluarga kita. Kita harus membunuh dengan tangan kita sendiri atau mengasingkannya di suatu tempat di mana terdapat binatang-binatang buas yang akan memangsanya. Dan kita tidak perlu meragukan lagi bahwa bila Yusuf sudah lenyap dari mata dan pergaulan ayah, ia akan kembali mencintai dan menyayangi kita sebagai anak-anaknya yang patut mendapat perlakuan adil dan saksama dari ayah dan suasana rumah tangga akan kembali menjadi rukun, tenang dan damai.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: