5/5 (1) Kepedulian Terhadap Tradisi Lisan

Kepedulian Terhadap Tradisi Lisan – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Kepedulian Terhadap Tradisi Lisan. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Keberadaan tradisi lisan berkaitan erat dengan keberadaan bahasa serta dialek yang tengah berkembang dalam masyarakat. Tradisi lisan merupakan tradisi masyarakat sebelum mengenal tulisan yang dituturkan secara turun-temurun secara lisan berupa bahasa atau dialek lokal, cerita rakyat, adat istiadat, kepercayaan rakyat, dan hukum adat. Tradisi lisan memegang peranan yang cukup penting dalam perkembangan bahasa dan dialek karena sampai saat ini masih banyak bahasa atau dialek- dialek lokal yang belum mengenal tradisi tulisan sebagai sarana pewarisan kebudayaan. Karena belum mengenal tulisan maka bahasa dan dialek lokal tersebut hanya bisa diwariskan kepada generasi penerus melalui tradisi lisan. Selain itu, tradisi lisan memegang peranan yang sangat penting bagi kepentingan-kepentingan penelitian bahasa serta dialek-dialek yang ada di dalam masyarakat karena sumber-sumber tradisi lisan tersebut tersimpan di dalam khazanah-khazanah sumber aslinya, yaitu para pemakai bahasa serta dialek-dialek tersebut.

Baca Juga : Perkembangan Bahasa dan Dialek

Namun, seiring dengan semakin pesatnya arus perubahan sosial budaya maka penelitian mengenai tradisi lisan semakin perlu digalakkan.

Apabila penelitian mengenai masalah tradisi lisan tersebut tidak segera dilaksanakan kemungkinan besar suatu saat nanti sumber-sumber lisan tersebut akan mengalami kepunahan.

Pada saat ini telah banyak khazanah sumber-sumber tradisi lisan seperti cerita rakyat serta adat istiadat yang sudah mulai punah. Oleh karena itu, upaya untuk melestarikan bahasa, dialek, dan tradisi lisan dapat dilakukan dengan ikut menjaga dan melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari, menghormati bahasa, dialek, dan tradisi lisan masyarakat lain serta mengembangkan potensi bahasa, dialek, dan tradisi lisan yang ada di lingkungan masyarakat.

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: