5/5 (1) Kedatangan Deutro dan Protomelayu

Kedatangan Deutro dan Protomelayu – Terkait orang-orang Austronesia yang saat itu sedang datang ke wilayah Nusantara. Orang-orang ini kemudian disebut dengan bangsa Melayu Austronesia. Karena mereka masuk ke wilayah Aceh, maka secara otomatis mereka pun menjadi suku Aceh pada saat itu. Namun bagi mereka yang masuk ke wilayah pulau Kalimantan disebut dengan suku Dayak. Namun lain halnya dengan mereka yang memasuki pulau Jawa, kemudian mereka disebut suku Sunda. Beberapa pulau lainnya seperti Sulawesi dan juga tanag Toraja. Kemudian orang-orang yang masuk ke wilayah ini disebut dengan suku Bugis. Jambi pun tidak luput dari kedatangan orang-orang Austronesia ini, mereka disebut sebagai suku Lubu di Jambi.

Asal Bangsa Melayu

Berdasarkan kajian antropologi, bangsa Melayu adalah percampurang antara dua bangsa. Adapun dua bangsa yang dimaksud adalah Deutero Melayu dan Proto Melayu. Adapun ras Mongoloid adalah ras dimiliki Proto Melayu. Adapun tahun migrasinya ke Nusantara berkisar pada tahun 2500-1500 Sebelum Masehi. Adapun daerah mereka mulanya diperkirakan berasal dari daerah Provinsi seperti Cina bagian Selatan, Kepulauan Taiwan, dan New Guinea. Sedangkan untuk bangsa yang disebut Deutero Melayu kedatangan pada mulanya berasal dari daratan di bagian Asia Selatan dan Tengah. Kedatangannya diperkirakan terjadi pada 300 Sebelum Masehi. Adapun kedatangan Deutro Melayu ini sangat dipercaya membawa pengaruh budaya dari India yang begitu kuat dalam sejarah yanga ada di Nusantara. Bukan hanya di Nusantara, Asia Tenggara pun turut terpengaruh.

Semua Hal Terkait Deutro Melayu Dan Proto Melayu

Proto Melayu atau melayu tua diperkirakan masuk ke dalam wilayah Indonesia pada tahun 1500 sampai 500 Sebelum Masehi. Adapun jalur masuk mereka terdiri atas dua rute yaitu jalan Barat dan jalan Timur. Jalan barat ini merupakan jalan yang ditempuh dengan melalui Semenanjung Melayu dan terusannya ke wilayah Sumatera dan berlanjut ke seluruh wilayah di Indonesia. Sedangkan untuk jalan Timur sendiri ditempuh melalui jalur di kepulauan negara Filipina yang terusannya ke Sulawesi dan akhirnya tersebar ke seluruh wilayah di Indonesia.

Adapun kebuyaan yang ada pada orang-orang Melayu Tua ini adalah kebudayaan Batu Muda atau yang biasa disebut Neolitikum. Adapun ciri dari benda-benda hasil buatan mereka adalah digunakannya batu namun yang bertekstur halus. Kebudayaan ini dibawa oleh melayu tua dengan menempuh jalan barat. Sedangkan untuk kebudayaan dengan kapak berbentuk lonjong dibawa melalui rute yakni jalan timur. Hal ini kemudian menjadikan sebagian dari orang-orang melayu tua bersatu dengan orang-orang ras kulit berwarna hitam.

Menyangkut perkembangan selanjutnya, bangsa melayu tua ini terdesak yang arahnya ke timur. Hal ini tidak lain disebabkan oleh adanya kedatangan dari bangsa Melayu Muda. Untuk keturunan proto melayu yang satu ini juga masih mendiami negara Indonesia hingga saat ini. Adapun wilayah yang didiami mereka adalah bagian timur Indonesia seperti Toraja, Mentawai, Dayak, Papua dan Nias. Namun untuk bangsa yang memiliki kulit hitam atau yang biasa disebut ras Negro saat itu tidak mau bergabung dengan bangsa melayu pada saat itu berpindah ke daerah pedalaman. Dengan kata lain bisa dikatakan bahwa mereka mencari daerah yang sifatnya pedalaman. Hal ini bermaksud untuk menghindarkan diri dari suku lain yang saat itu mereka pikir sebagai pengganggu mereka. Hingga akhirnya perkembangan yang terjadi pada suku ini menjadi sedikit.

 

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: