Aturan Penulisan Indeks Pengarang dan Macam Indeks Buku

1 min read

indeks pengarang

Aturan Penulisan Indeks Pengarang Indeks merupakan salah satu bagian penting dari sebuah buku. Di dalam sebuah buku pasti terdapat halaman indeks yang biasanya terletak di halaman paling belakang buku. Pada artikel kali ini di Budisyaqier.com kita akan mempelajari macam-macam indeks buku dan juga aturan penulisan indeks buku.

Indeks buku berfungsi untuk menyimpan semua istilah dari dalam buku yang disusun dengan rapi berdasarkan abjad dari A sampai Z. Dengan adanya indeks buku ini maka kita sebagai pembaca akan lebih dimudahkan ketika ingin mencari sebuah istilah.

Kita tidak perlu membaca semua isi buku untuk hanya mencari beberapa istilah saja, cukup buka halaman indeks maka semua istilah bisa ditemukan disertai dengan letak halamannya.

Macam Macam Indeks Buku

Indeks buku dibagi menjadi 2 macam, yaitu indeks subjek dan indeks pengarang. Kedua macam indeks ini mempunyai perbedaan yang mudah dikenali. Berikut penjelasan masing-masing macam indeks buku.

  1. Indeks Subjek
    Indeks subjek adalah indeks yang berisi daftar semua istilah-istilah yang ada di dalam buku.
  2. Indeks Pengarang
    Indeks pengarang adalah indeks yang berisi daftar nama tokoh atau pengarang yang teori atau pendapatnya dikutip dalam buku.

Kamu bisa membedakan kedua macam indeks di atas hanya dengan melihat namanya saja. Indeks subjek berisi daftar istilah sesuai dengan namanya. Begitupun dengan indeks pengarang. Sesuai namanya, indeks pengarang berisi daftar pengarang yang pemikiran, teori, pendapat atau gagasannya dikutip atau berkaitan dengan buku.

Memahami materi indeks buku beserta macam-macamnya sangat penting bagi kamu yang ingin mendalami dunia buku, terlebih lagi bagi kamu yang berminat untuk membuat buku sendiri.

Maka dengan adanya indeks subjek dan indeks buku, istilah-istilah asing dan tokoh yang ada di dalam buku terkait bisa dikenali oleh pembaca dengan mudah. Tentunya semakin baik dan lengkap sebuah indeks maka lebih bermutu juga indeks dan bukunya.

Aturan Penulisan indeks Pengarang

Kemudian setelah mengetahui dan mengenali kedua macam indeks buku, selanjutnya kamu akan mempelajari bagaimana cara penulisan indeks pengarang.

Indeks pengarang mempunyai beberapa aturan yang harus diperhatikan dan diikuti. Dalam penulisannya kamu tidak boleh membuat indeks pengarang secara sembarangan. Berikut aturan-aturan penulisan indeks pengarang.

  1. Nama depan pengarang ditulis menggunakan huruf kapital. Jika nama pengarangnya hanya mempunyai 1 kata maka namanya ditulis apa adanya.
  2. Jika nama pengarang terdiri atas 2 kata, maka nama kedua ditulis dan diletakkan di depan nama pertama. Dan diantara nama kedua dan pertama sisipi tanda koma (,).
  3. Jika nama pengarang terdiri atas 3 kata, maka nama terakhir ditulis dan diletakkan di depan nama pertama kedua. Dan setelah nama terakhir sisipi tanda koma (,).
  4. Nama kedua dan ketiga pengarang boleh disingkat, baik salah satu maupun keduanya.
  5. Nama gelar pengarang atau tokoh disarankan agar tidak dicantumkan.

Sebaiknya kamu mematuhi peraturan penulisan indeks pengarang di atas agar kamu dapat menghasilkan indeks pengarang yang baik dan bermutu.

Contoh indeks Pengarang

Agar kamu lebih paham dan mengerti tentang materi indeks pengarang ini, maka sebaiknya kamu melihat contoh indeks pengarang. Berikut disajikan contoh indeks pengarang.

Dian Husni, 121
Abdillaa, A. Hamid, 31
Ahmad, Dewantoro, 54
Widias, Montella, 140
Copluka, Kontrata M., 81
Firman, S.S, 15
Dikka, Dewindaratrata, 75

Walaupun indeks buku jarang dibuka dan dibaca pembaca, tetapi indeks buku memiliki fungsi yang bermanfaat. Jadi sebaiknya kamu tidak meremehkan penulisan indeks dalam buku.

Demikian pembahasan materi mata pelajaran Bahasa Indonesia kali ini tentang macam-macam indeks buku dan aturan penulisan indeks pengarang.

Hosting Unlimited Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *