5/5 (1) Dongeng, Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Dongeng

Dongeng, Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Dongeng – Bertemu lagi bareng kita, budisyaqier.com yang senantiasa membahas mengenai segala ilmu pengetahuan yang pastinya perlu kalian ketahui. Dan kali ini budisyaqier.com berkesempatan untuk membahas Dongeng, Ciri-Ciri, Struktur dan Jenis Dongeng. Mari langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Dongeng biasanya sering berkaitan dengan cerita rakyat yang berisi tentang suatu keajaiban ataupun cerita yang berisi pesan moral dan berbagai pesan lainnya. Dongeng juga sebenarnya cerita yang memang tidak benar-benar terjadi. Adanya dongen ini bisa bersifat menghibur dan memberikan nilai pendidikan. Dongen tidak memiliki pengarang yang asli. Jadi dongeng ini diceritakan dari lisan ke lisan. Biasanya dongeng ini berasal dari suatu peristiwa. Dongeng juga berisi warisan budaya nenek moyang yang di turunkan dan dilestarikan secara lisan.

Ciri-Ciri Dongeng

Berbagai cerita terkadang belum bisa di bedakan antara hikayah dan juga dongeng ataupun karya sastra lainya. Untuk itu, harus ada ciri-ciri dari setiap karya sastra. Berikut ini beberapa ciri dari Dongeng.

  1. Dongeng berisi cerita yang singkat dan juga cepat.
  2. Gaya penulisan dari dongeng ini berupa bahasa lisan, karena memang dongeng ini disampaikan secara lisan.
  3. Dongeng menceritakan tokoh kurang detail atau gambaran umumnya saja.
  4. Dongeng lebih menekankan pada peristiwa atau bagian isinya saja.
  5. Alur cerita dongeng singkat dan sederhana.
  6.  Dongeng lebih menceritakan khayalan atau fiktif belaka.

Struktur Dongeng

Struktur dongeng dibangun oleh tiga bagian. Adapun bagian tersebut yaitu pendahuluan, isi dan juga penutup. Pendahuluan yang berisi tentang paragraf yang memulai suatu cerita. Isi atau peristiwa berisi tentang bagian penting dari dongeng. Isi juga menjadi bagian yang menceritakan alur dari apa yang dimaksudkan dalam tema dongeng tersebut. Bagian penutup yaitu bagian akhir dari suatu cerita dongeng.

Jenis Dongeng

Adapaun jenis-jenis dongeng yaitu

  1. Legenda, cerita dongeng masyarakat yang sudah terenal atau bisa dilestarikan secara turun temurun lewat lisan. Legenda berisi cerita masyarakat yang berhubungan dengan suatu keadaan atau peristiwa yang terjdi pada saat itu. Seperti hanya legenda suatu nama desa, pulau ataupun keadaan alam yang lainnya. Contohnya Legenda Danau Toba,  Legenda Malin Kundang dan Legenda Banyuwangi.
  2. Hikayat, dongeng yang saat ini berkisah tentang suatu kehebatan dari seorang pahlawan. Hikayat juga menceritakan secara lengkap cerita pahlawan dan juga kesaktiannya, bisa juga berupa mukjizat dan juga keanehan. Contohnya hikayat Sri Rama, hikayat si Miskin dan lainnya.
  3. Mite, cerita dongeng yang lebih menceritakan tentang makhluk halus, jin setan ataupun dewi-dewi. Contohnya dongeng Dewi Sri.
  4. Fabel, dongeng yang mengangkat cerita tentang binatang. Tokoh yang ada dalam dongeng hanya binatang. Seperti dongeng si kancil, dongen buaya dan kanci serta dongeng yang lainnya.
  5. Dongeng orang pendir, dongeng yang berisi kisah jenaka yang menceritakan pengalaman konyol ataupn tingkah laku tokoh yang jenaka dan juga cerdik. Sepert halnya dongeng abu nawas.
  6. Parabel, cerita dongen yang berisi tetang perupamaan-perumpamaan yang bertujuan untuk mendidik.

Unsur-unsur Dongeng

  • Tema

Bisa di sebut juga sebagai dasar dalam sebuah cerita. Untuk bisa mendapatkan tema dalam cerita, pembaca harus membacanya sampai selesai. Tema cerita rakyat biasanya mengandung peristiwa alam atau kehidupan.

  • Latar belakang dongeng

Latar ada belakang tempat, waktu dan juga suasana. Dongeng biasanya mengandung tempat dimana cerita tersebut berada, dan kapan waktunya cerita tersabut terjadi setiap suasana yang ada alam cerita dongeng tersebut itu bagaimana.

  • Tokoh

Dongeng memiliki tokoh antagonis (tokoh yang melawan tokoh protagonis, biasanya di sebut juga dengan tokoh jahat). Tokoh protagnis adalah tokoh yang bersifat baik.

  • alur

jalanya cerita bisa di sbeut jug alur. Dongeng bisa memiliki 3 alur yaitu alur maju, mundur dan juga campuran.

Demikain tadi beberapa ciri, struktur, jenis dan unsur dari Dongeng. Berbagai penjelsan tersebut bisa memberikan gambaran mengai dongeng. Dengan begitu anda bisa membedakan antara dongeng dan karya sastra lainya.

 

 

Berikan Bintang Untuk Penulis

%d blogger menyukai ini: