Contoh Teks Editorial Singkat Terbaru

Contoh Teks Editorial Singkat – Teks editorial merupakan salah satu dari sekian banyak jenis teks di Bahasa Indonesia. Materi tentang teks editorial meliputi pengertian teks editorial, struktur teks editorial, tujuan dan ciri-cirinya sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Di artikel ini Budisyaqier.com akan memberikan beberapa contoh teks editorial terbaru.

Teks editorial atau yang juga sering disebut teks opini adalah teks yang berisi hasil pemikiran dan pendapat seseorang mengenai suatu hal atau isu. Isu yang dimaksud dapat berupa isu sosial, isu politik atau isu ekonomi yang sedang diperbincangkan oleh masyarakat.

Contoh Teks EDitorial

Contoh Teks Editorial di Koran
Contoh Teks Editorial di Koran

sumber: materikelas.com/contoh-tajuk-rencana-singkat-di-koran/

Selain biasa disebut teks opini, teks editorial juga dikenal dengan istilah tajuk rencana. Contoh teks opini bisa kamu temukan dengan mudah di koran. Karena biasanya teks opini atau tajuk rencana secara rutin selalu dipublikasikan di berbagai media, baik media elektronik maupun media cetak termasuk koran.

Berikut contoh-contoh teks editorial singkat di koran.

Contoh Teks Editorial Singkat

“Pelayanan Rumah Sakit dan Mutu Kesehatan Harus Ditingkatkan”

Di tahun lalu, ada sekitar 268 pengaduan tentang minimnya pelayanan kesehatan di berbagai rumah sakit di Indonesia. Jumlah itupun yang dilaporkan dan diterima di Kemenkes.

Yang belum dilaporkan tentunya lebih banyak lagi. Salah satu hal yang menjadikan mutu pelayanan dokter kurang memuaskan adalah soal penanganan terhadap pasien.

Dokter banyak yang belum bisa mengetahui penyakit pasien yang sebenarnya sehingga kadang obat yang diberikan tidak tepat.

Seharusnya pemerintah terutama bidang kesehatan selalu memperbaharui/meningkatkan mutu para dokter di seluruh Indonesia secara berkala.

Hal itu bertujuan agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat terhubung dengan baik.

sumber: yuksinau.id/teks-editorial-opini-pengertian-contoh/

Contoh Teks EDitorial Beserta Strukturnya

“Perlukah Ujian Nasional Online Diselenggarakan?”

Pernyataan Pendapat

Beberapa bulan lagi ujian nasional akan dilaksanakan dari tingkat SD sampai SMA. Dan Kemendikbud menambah satu aturan baru lagi, yaitu pelaksanaan ujian nasional online untuk beberapa sekolah.

Melihat keadaan dan situasi di lapangan untuk saat ini, rasanya rencana ini masih belum tempat dan harus dipertimbangkan lagi. Karena masalah mendasar seperti kurangnya tenaga ahli dan belum meratanya pengadaan sarana dan prasarana di beberapa sekolah masih belum terselesaikan. Khususnya bagi sekolah-sekolah yang jauh dari Ibukota.

Argumentasi

Meskipun niat yang mendasari rencana ini baik, namun ketidaksiapan menjadi kendala terbesar. Jika pelaksanaan ujian nasional secara online tetap diselenggarakan, maka beberapa sekolah akan mengalami kesulitan. Hal ini dikarenakan kurangnya sarana perangkat komputer dan belum optimalnya jaringan internet yang memadai.

Coba bayangkan jika ada sekolah mempunyai 250 siswa yang harus mengikuti ujian nasional online, maka berapa banyak komputer yang dibutuhkan? Tentu saja jumlahnya tidak sedikit. Dan jika tetap dilaksanakan, maka solusi termudahnya adalah menggunakan komputer secara bergantian. Namun hal ini sangat rentan dengan tindak kecurangan selama proses pelaksanaan.

Selain itu, masih ada beberapa hal lagi yang menjadi masalah bagi beberapa sekolah, misalnya kurangnya tenaga ahli. Tidak semua sekolah mengerti bagaimana mengatur sistem pelaksanaan ujian nasional online.

Penegasan Ulang

Jika memang pemerintah ingin menyelenggarakan ujian nasional secara online, maka sudah semestinya pemerintah juga menjamin ketersediaan sarana dan prasarana. Sebaiknya program ini tidak dilaksanakan secara terburu-buru dan harus melalui banyak pertimbangan terlebih dahulu. Sebaiknya pemerintah juga melakukan sosialisasi secara langsung ke sekolah-sekolah daerah sebelum melaksanakan ujian nasional online. Hal ini diharapkan dapat mencegah timbulnya masalah-masalah yang diuraikan di atas.

Itulah beberapa contoh teks editorial singkat beserta strukturnya. Semoga referensi-referensi di atas dapat membantu kamu dalam membuat teks editorial sendiri.