Bioteknologi

5 min read

bioteknologi

Bioteknologi – Mendengar istilah tentang bioteknologi, apa yang akan muncul di pikiran kita? Istilahnya mungkin akan terdengar seperti yang sering dipakai didalam film sains-fiksi, tetapi bioteknologi sebenarnya kita gunakan juga di kehidupan sehari-hari lho. Pada materi biologi kali ini kita akan membahas mengenai bioteknologi, yuk simak penjelasan berikut ini.

bioteknologi
Sumber: managedsolution.com

Pengertian Bioteknologi

Bioteknologi
Pengertian

Bioteknologi berasal dari bahasa Latin yaitu “bio” yang berarti hidup dan “teknos” yang berarti teknologi serta “logos” yang berarti ilmu. Bioteknologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.

Sementara itu, berikut pengertian bioteknologi berdasarkan Wikipedia.

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.

Wikipedia

dan menurut KBBI berikut pengertiannya

bioteknologi/bi·o·tek·no·lo·gi/ /biotéknologi/ adalah teknologi yang menyangkut jasad hidup:

KBBI

Manfaat Bioteknologi

bioteknologi
manfaat

Manfaatnya dalam kehidupan manusia antara lain:

  1. Menghasilkan obat-obatan yang lebih efektif dan murah.
  2. Menghasilkan antibiotik untuk membunuh penyakit yang berbahaya.
  3. Mengurangi pencemaran lingkungan, beberapa bakteri yang dapat membantu daur ulang.
  4. Meningkatkan hasil produksi pertanian dari tanaman transgenik karena tanaman ini memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan tidak mudah diserang oleh hama.
  5. Meningkatkan nilai gizi dari produk makanan dan minuman.
  6. Menciptakan sumber makanan baru.
  7. Dapat membuat makanan lebih tahan lama.
  8. Biaya yang diperlukan lebih relatif murah.

Jenis-Jenis Bioteknologi

bioteknologi
jenis-jenis

Bioteknologi mempunyai dua jenis, yaitu konvensional dan modern. Berikut penjelasannya:

Bioteknologi Konvensional

Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroba, proses biokimia, dan juga proses genetik alami baik berupa mutasi atau rekombinasi genetik. Bioteknologi konvensional terbatas pada peran organisme melalui fermentasi dalam skala kecil dan proses pembuatannya masih sangat sederhana.

Contohnya seperti tape, anggur, tauco, oncom, kecap, tempe, dan banyak lainnya.

Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern meliputi sejumlah teknik yang melibatkan manipulasi gen, sel, dan jaringan hidup secara sengaja dengan cara yang dapat diprediksi dan dikendalikan. Tujuannya untuk mengubah organisme atau menghasilkan jaringan modern.

Contohnya seperti bayi tabung, produksi hormon pertumbuhan manusia, antibiotik, vaksin malaria, hormon BST, hewan transgenik, tanaman tahan hama, dan domba Dolly.

Kelebihan dan Kekurangan Bioteknologi Modern

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangannya:

  1. Di bidang pertanian dan peternakan, bioteknologi modern dapat menciptakan bibit unggul yang akan memberikan produk bermutu tinggi secara kualitas dan kuantitas , meningkatnya sifat resistensi tanaman terhadap hama dan penyakit tanaman.
  2. Di bidang Lingkungan dan pelestarian, bioteknologi modern dapat mengatasi masalah pelestarian spesies langka dan hampir punah. Dengan teknologi transplantasi nukleus, hewan / tumbuhan langka bisa dilestarikan.
  3. Di bidang kesehatan, mampu menciptakan produk obat untuk penyakit. Seperti penyakit kelainan genetis dengan terapi gen, hormon insulin, antibiotik, antibodi monoklonal, dan vaksin.
  4. Di bidang industri, Bioteknologi modern dapat menciptakan pemberantas hama secara biologis (seperti Bacillus thuringensis) dan tanaman tahan hama yang dalam tubuhnya disisipkan gen bakteri.
  5. Di bidang pertambangan, bioteknologi modern dapat  digunakan untuk pengolahan biji besi membantu manusia mengatasi masalah sumber daya energi.

Kerugian dan Damppak Bioteknologi Modern

Berikut dibawah ini adalah kerugian dan dampaknya:

  1. Ada masyarakat yang menganggap bahwa menyisipkan gen makluk hidup ke makhluk hidup lain bertentangan dengan nilai budaya dan melanggar hukum alam
  2. Penyisipan gen babi ke dalam buah semangka bisa membawa konsekuensi bagi penganut agama tertentu.
  3. Menimbulkan kesenjangan antara negara/ perusahaan yang memanfaatkan bioteknologi dengan yang belum memanfaatkan bioteknologi.
  4. Pelepasan organisme transgenik ke alam dapat merusak keseimbangan alam dan kelestarian organisme.
  5. Dapat menyebabkan pencemaran biologi, karena jika makhluk hidup transgenik lepas ke alam bebas dan kawin dengan makhluk normal bisa menghasilkan keturunan yang mutan.

Contoh Bioteknologi Modern

Berikut dibawah ini adalah beberapa contoh dari bioteknologi modern:

  1. Kultur Jaringan
    Kultur jaringan merupakan contoh yang berfungsi untuk menghasilkan bibit tanaman melalui isolasi jaringan tanaman tertentu dalam media in vitro. Kultur jaringan merupakan sebuah solusi masalah perbanyakan tanaman dalam usaha budidaya pertanian.
  2. Bayi Tabung
    Bayi tabung merupakan contoh penerapan yang dapat membantu banyak pasangan suami istri dengan masalah kesuburan. Pasangan yang tidak dapat memperoleh keturunan karena adanya faktor pembatas fisik dapat menerapkan teknik ini sebagai solusi terbaik.
  3. Kloning
    Kloning merupakan contoh teknik bioteknologi modern yang bisa dilakukan untuk menghasilkan individu baru yang identik secara genetik. Melalui kloning inilah, kita dapat menghasilkan salinan berkas dari DNA, gen, sel, jaringan, atau organisme tertentu.
  4. Tanaman Unggul
    Manusia telah berhasil memodifikasi sifat tanaman sehingga memiliki ketahanan tertentu terhadap kondisi tertentu, seperti hama, penyakit, atau kekeringan. Teknik yang dilakukan dalam menghasilkan tanaman bersifat unggul adalah dengan melakukan penyisipan gen-gen tertentu secara transfer genetik.
  5. Hewan Transgenik
    Transfer genetik yang dilakukan untuk menghasilkan individu dengan sifat unggul juga dapat diterapkan di bidang peternakan. Hewan-hewan transgenik yang diperoleh dari teknik ini memiliki kemampuan-kemampuan yang lebih baik baik dalam ketahanannya terhadap hama penyakit, mampu menghasilkan susu dan daging yang lebih banyak dan berkualitas, serta sifat-sifat unggul lainnya.
  6. Inseminasi Buatan
    Inseminasi buatan atau kawin suntik merupakan teknik yang dilakukan untuk mempercepat proses perkembangbiakan pada hewan-hewan tertentu. Teknik ini dilakukan dengan memasukan sperma dari induk jantan ke dalam sel telur betina menggunakan insemination gun. Adapun hewan yang lazimnya digunakan sebagai indukan adalah hewan memamah biak seperti kambing, sapi, kuda, dan lain sebagainya. Melalui teknik inseminasi buatan, kita dapat memperoleh banyak keuntungan seperti mutu genetik ternak lebih baik, penggunaan bibit pejantan dapat oprimal, angka kelahiran ternak baru meningkat, serta dapat mencegah penularan penyakit kelamin tertentu.
  7. Hormon BST
    Rekayasa genetik yang merupakan cabang bioteknologi telah mendorong para ilmuan untuk berhasil menemukan hormon BST(Bovine Somatotrophin). Hormon ini adalah hormon yang mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan produktivitas susu pada hewan mamalia. Melalui penggunaan hormon ini, sapi dapat menghasilkan 20% susu lebih banyak dari keadaan normal.
    Penggunaan hormon BST legal dan sudah disetujui di Amerika, akan tetapi di Eropa hal tersebut dilarang karena dianggap dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit masitis hingga 70% pada hewan yang disuntik hormon ini.
  8. Vaksin
    Vaksin merupakan produk bioteknologi modern yang berupa bahan antigenik penangkal masuknya suatu penyakit ke dalam tubuh kita. Pemberian vaksin membuat kekebalan aktif tubuh terhadap serangan penyakit (terutama yang disebabkan virus dan bakteri) akan semakin meningkat. Beberapa vaksin yang sudah akrab di tubuh kita misalnya vaksin folio, campak, hepatitis, dan vaksin malaria.
  9. Antibiotik Jenis Baru
    Melalui penerapannya, para ilmuan dapat memproduksi antibiotik-antibiotik baru melalui rekayasa genetik galur mikroorganisme. Antibiotik adalah obat yang kita gunakan untuk mengatasi masalah kesehatan pada tubuh yang diakibatkan inveksi bakteri, jamur, atau virus.
  10. Hormon Insulin
    Hormon insulin berperan penting dalam mengendalikan penyerapan karbohidrat atau glukosa di dalam tubuh kita. Orang-orang yang terserang diabetes umumnya memiliki masalah produksi hormon insulin di dalam tubuhnya. Tubuh mereka tidak mampu menghasilkan hormon insulin sendiri sehingga diperlukan teknologi plasmid yang dapat mengisolasi gen penghasil insulin dari sel pancreasnya.

Prinsip Dasar Bioteknologi

bioteknologi
prinsip

Prinsip dasar bioteknologi merupakan rangkaian proses dalam tingkatan bioteknologi itu sendiri. Proses tersebut yaitu:

  1. Fermentasi (fermentation).
  2. Seleksi dan persilangan (selection and cross breed).
  3. Analisis genetik (genetic analysis).
  4. Kultur jaringan (tissue culture).
  5. Rekombinasi DNA (DNA recombination).
  6. Analisis DNA (DNA analysis).

Dampak Bioteknologi

Bioteknologi
Dampak

Berikut ini adalah beberapa dampak positif dan dampak negatif:

Dampak Positif

  • Menghasilkan produk makanan yang inovatif dengan memanfaatkan bantuan bakteri dan jamur. Proses ini biasanya dikenal sebagai fermentasi.
  • Membantu untuk meciptakan tanaman yang bersifat kebal terhadap hama yang sering menyerang tanaman sejenisnya. Dengan begitu kualitas tanaman yang dihasilkan lebih tinggi.
  • Menghasilkan penemuan baru dalam bidang medis seperti berbagai jenis obat-obatan dan vaksin yang menggunakan bantuan virus yang sudah dinonaktifkan.
  • Membantu proses perkembangbiakan pada makhluk hidup melalui berbagai cara dan biasanya individu yang dihasilkan mempunyai ketahanan yang lebih baik.

Dampak Negatif

  • Memicu hilangnya plasma nutfah dalam hal ini makhluk hidup ‘normal’, karena yang diproduksi dan dibudidayakan hanya makhluk hidup unggul saja.
  • Menyebabkan alergi terhadap tubuh. Gen asing yang digunakan sebagai bahan untuk membuah makanan dan minuman, serta obat-obatan biasanya ada yang tidak bisa diterima oleh tubuh.
  • Mengakibatkan kerusakan pada ekosistem, karena kondisi normal lingkungan mengalami perubahan seperti keberadaan kapas Bt yang mengurangi populasi ulat dan kupu-kupu.
  • Mencemari lingkungan, karena air sisa produksi makanan bioteknologi seringkali dibiarkan tergenang begitu sajadalam waktu yang cukup lama.
  • Mengganggu aktivitas otak khususnya produk minuman yang mengandung alkohol seperti anggur, bir, air tape, dan wiski.

Video Pembelajaran

Apabila kamu masih belum memahami penjelasannya sebelumnya, kamu bisa menonton video pembelajarannya berikut ini.

Demikianlah artikel mengenai Bioteknologi. Apabila ada pertanyaan, kamu dapat bertanya melalui kolom komentar dibawah ini.

Hosting Unlimited Indonesia

Evolusi

Afifa Atira
4 min read

Mutasi

Afifa Atira
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *